Pengunjung yang datang juga memiliki latar belakang usia yang beragam.
Tidak hanya anak muda, sajian yang ditawarkan booth tersebut turut menarik perhatian pengunjung dari kalangan orang tua.
Keragaman pengunjung tersebut menjadi salah satu keuntungan mengikuti festival kuliner.
Selain mendapatkan kesempatan untuk berjualan, pelaku usaha juga dapat memperkenalkan produknya kepada konsumen yang sebelumnya mungkin belum mengenal menu tersebut.
Berdasarkan daftar menu yang ditampilkan di booth, shawarma daging sapi dibanderol Rp80 ribu, sedangkan varian ayam panggang madu dipatok Rp70 ribu.
Pengunjung juga dapat menikmati cheese nachos seharga Rp35 ribu.
Terdapat pula promo pembelian dua shawarma yang mendapatkan gratis cheese nachos, sesuai ketentuan yang ditawarkan tenant.
Kehadiran Cappadocia Turkish Shawarma turut menambah pilihan kuliner bagi pengunjung Festival Kuliner Warisan Rasa Asia.
Festival tersebut mempertemukan berbagai tenant dengan konsep makanan yang beragam dalam satu lokasi.
Aris berharap keikutsertaan dalam festival di Kediri dapat memberikan pengalaman sekaligus membuka peluang bagi produknya untuk semakin dikenal masyarakat.
“Harapannya, event-event berikutnya bisa semakin ramai, semakin maju, dan semakin banyak masyarakat yang datang untuk mencoba berbagai kuliner yang ada,” pungkas Aris.
Festival Kuliner Warisan Rasa Asia by Jangkrik Kuliner sendiri berlangsung di Kediri Town Square hingga 13 September 2026.
Selain berbagai tenant kuliner, kegiatan tersebut juga menghadirkan sejumlah daya tarik lain untuk masyarakat Kediri dan sekitarnya.



















Tinggalkan Balasan