Berbagai hadiah telah disiapkan untuk peserta.
Total nilai hadiah diperkirakan mencapai hampir Rp56 juta.
Hadiah utama yang menjadi perhatian masyarakat adalah tiga unit sepeda motor dan tiga ekor kambing.
Selain itu, tersedia pula tiga unit kulkas, tiga televisi, mesin cuci, rice cooker atau magic com, serta puluhan hadiah menarik lainnya.
Tidak hanya menyediakan hiburan, panitia juga melibatkan tim kesehatan untuk mendukung kelancaran acara.
Kegiatan tersebut berkolaborasi dengan layanan kesehatan setempat dengan menerjunkan empat personel kesehatan, tim caregiver, serta layanan kesehatan herbal Nutirindo.
Tim kesehatan tersebut bertugas mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung dan siap memberikan pertolongan apabila ada warga yang membutuhkan bantuan kesehatan.
Setelah jalan santai, rangkaian Agustusan Kelurahan Pare masih akan berlanjut dengan Pagelaran Wayang Kulit pada 4 September 2026.
Pagelaran tersebut menghadirkan dalang dan penampil dari Solo dengan bintang tamu Jo Kluthuk dan Jo Klithik.
Sasi berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.
Menurutnya, evaluasi akan dilakukan untuk memperkuat kekompakan panitia dan meningkatkan koordinasi.
“Harapan kami kegiatan seperti ini tidak berhenti tahun ini saja. Kami ingin terus berkesinambungan hingga tahun 2027 dan seterusnya, tentunya dengan panitia yang semakin solid dan koordinasi yang lebih matang,” pungkasnya.




















Tinggalkan Balasan