Tebon yang dijual tidak hanya berasal dari wilayah sekitar Dusun Dorok.

Pasokan juga datang dari sejumlah daerah lain, baik dari wilayah lokal maupun luar daerah, untuk memenuhi kebutuhan peternak yang terus mencari pakan.

Sutomo menambahkan, meskipun harga tebon tetap stabil, tingginya minat pembeli membuat aktivitas penjualan tetap ramai.

Bahkan, permintaan pada musim kemarau dinilai lebih tinggi karena peternak membutuhkan alternatif pakan untuk ternaknya.

Kondisi tersebut membuat penjualan tebon menjadi salah satu usaha yang tetap memiliki permintaan selama musim kemarau.

Bagi penjual, tingginya kebutuhan peternak menjadi peluang untuk mempertahankan penjualan di tengah keterbatasan pakan hijauan.