
Tandaglobalnews KEDIRI – Jajaran Polsek Ngasem menggelar patroli cipta kondisi pada Sabtu dini hari sebagai langkah antisipasi terhadap aktivitas “Jumat Gaul” yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Patroli yang dimulai sekitar pukul 00.30 WIB itu dipimpin langsung Kapolsek Ngasem IPTU Bambang Supaku bersama 10 personel. Petugas menyisir sejumlah ruas jalan yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat, di antaranya Jalan Erlangga hingga Jalan Soekarno Hatta serta beberapa titik lain di wilayah hukum Polsek Ngasem.
Selain melakukan patroli mobiling, petugas juga menyambangi warga untuk berdialog dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Kapolsek Ngasem IPTU Bambang Supaku mengatakan patroli rutin tersebut merupakan upaya preventif kepolisian untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan yang sering muncul pada malam hingga dini hari akhir pekan.
“Patroli ini kami laksanakan untuk mengantisipasi kegiatan Jumat Gaul yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Kami ingin memastikan situasi di wilayah Ngasem tetap aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat,” ujar IPTU Bambang Supaku.
Menurutnya, kehadiran polisi di lapangan juga bertujuan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, aksi balap liar, maupun tindak kriminalitas jalanan yang meresahkan masyarakat.
“Kami fokus pada upaya pencegahan terhadap kejahatan jalanan, termasuk curat, curas, dan curanmor. Selain itu, patroli ini juga untuk mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas di titik-titik yang dianggap rawan,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas turut mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum serta mematuhi aturan berlalu lintas.
Polsek Ngasem berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga tercipta lingkungan yang aman dan nyaman. Patroli serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Kediri.
Jurnalis : Wildan Wahid Hasyim