Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jawa Barat.
(foto: Antonius Suryadi/Tandaglobal.news)

Tandaglobal.news | BANDUNG – Mengisi momentum historis Hari Lahir Pancasila yang ke-81, Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jawa Barat menginisiasi gerakan peduli lingkungan secara masif. Melalui surat edaran resmi yang dikeluarkan oleh Ketua MPW PP Jabar, H. Dian Rahadian, S.H., M.H., bersama Sekretaris Ahmad Rizal, S.H., organisasi kemasyarakatan ini menginstruksikan aksi penanaman pohon serentak di seluruh wilayah hukum Jawa Barat pada Senin (1/6/2026).

Langkah strategis tingkat wilayah tersebut langsung direspons cepat secara struktural di tingkat daerah. Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Bandung di bawah komando H. Asep Romaya, S.E., langsung menerbitkan instruksi lanjutan kepada jajaran Komando Inti (Koti) Mahatidana.

Ketua MPC Kabupaten Bandung, H. Asep Romaya, S.E., menginstruksikan Komandan Koti (Dankoti) Mahatidana Kabupaten Bandung, Mamat Nurlimat, untuk memimpin langsung mobilisasi kader dan eksekusi taktis penanaman bibit pohon di lapangan.

Fokus di Dua Titik Rawan Bencana

Untuk wilayah Kabupaten Bandung, pelaksanaan aksi penghijauan ini tidak dilakukan secara acak, melainkan dipusatkan di dua wilayah kecamatan yang dinilai strategis dan membutuhkan perhatian ekologis khusus, yakni Kecamatan Solokan Jeruk dan Kecamatan Cimenyan.

Aksi nyata ini diperkuat oleh sinergi solid antar lembaga internal Pemuda Pancasila. Ratusan anggota yang terdiri dari fungsionaris Komando Inti (Koti) Mahatidana dan penasehat serta anggota Lembaga Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Bandung, bahu-membahu turun langsung ke medan penanaman sejak Senin pagi.

Ketua MPC PP Kabupaten Bandung, H. Asep Romaya, S.E., menegaskan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila di era modern harus diwujudkan dalam bentuk kerja nyata yang berdampak langsung bagi kemaslahatan masyarakat dan kelestarian alam.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 ini kami maknai dengan menjaga bumi. Tujuan utama dari penanaman pohon serentak ini adalah untuk memperkuat kembali daerah resapan air yang mulai berkurang, sekaligus sebagai langkah mitigasi bencana alam guna mencegah terjadinya tanah longsor di kawasan-kawasan kritis,” cetus H. Asep Romaya.

Sinergi Koti dan Srikandi di Lapangan

Sementara itu, Dankoti Mahatidana Kabupaten Bandung, Mamat Nurlimat, memastikan seluruh personelnya tersebar merata di Solokan Jeruk dan Cimenyan untuk memastikan bibit-bibit pohon tertanam dengan baik. Keterlibatan Lembaga Srikandi juga dinilai memberikan dorongan moral yang kuat dalam mengedukasi masyarakat sekitar mengenai pentingnya menjaga pohon yang telah ditanam.

Berdasarkan pantauan di lapangan, jalannya kegiatan yang melibatkan massa kader dalam jumlah besar ini berlangsung dengan sangat tertib, kondusif, dan aman. Sinergi antara struktur wilayah (MPW) hingga komando cabang (MPC) ini diharapkan menjadi pematik bagi gerakan pemulihan lingkungan yang lebih luas di wilayah Jawa Barat ke depan.


Reported : Antonius Suryadi
Editor : Aditya Efendi