
(Foto: BPBD Surabaya)
Tandaglobal.news | SURABAYA – Seorang pemuda berinisial MAEM (21), warga Tambak Wedi Tengah Timur, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Kalimas, Sabtu (20/6/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Kalimas Timur sisi utara, Kecamatan Pabean Cantian. Laporan kejadian diterima petugas sekitar pukul 09.57 WIB, setelah warga melaporkan adanya seseorang yang tenggelam di aliran sungai.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Surabaya, Basarnas, relawan, dan kepolisian langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian. Upaya penyisiran dilakukan di sepanjang aliran sungai dengan menggunakan peralatan penyelamatan air.
Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga mengalami kesulitan saat berada di sekitar bantaran sungai sebelum akhirnya terbawa arus. Warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat berupaya memberikan pertolongan, namun derasnya arus Sungai Kalimas menjadi kendala dalam proses penyelamatan.
Tim SAR kemudian melakukan pencarian secara intensif hingga korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Petugas dari BPBD Surabaya menyebut,
“Korban ditemukan di dasar sungai dengan jarak sekitar dua meter dari titik terakhir terlihat.”
Setelah berhasil dievakuasi ke daratan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan kronologi lengkap serta penyebab pasti kejadian tersebut.
Petugas mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika kondisi arus sedang deras. Keselamatan harus menjadi prioritas utama guna mencegah kejadian serupa terulang.
Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan air di kawasan Sungai Kalimas. Masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan serta menghindari aktivitas berisiko di area bantaran sungai tanpa pengawasan maupun perlengkapan keselamatan yang memadai.