BMKG: 18 Wilayah Masih Berpotensi Diguyur Hujan

Ilustrasi hujan yang masih berpotensi mengguyur sejumlah wilayah Indonesia meski telah memasuki musim kemarau 2026.(DOK;CNN Indonesia)

Tandaglobalnews Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah daerah di Indonesia masih berpeluang mengalami hujan pada Minggu (21/6), meskipun sebagian besar wilayah telah memasuki musim kemarau 2026.

Dalam peringatan dini cuaca periode 18–20 Juni, BMKG menyebut sedikitnya terdapat 18 wilayah yang berpotensi diguyur hujan. Sebagian besar wilayah tersebut berada di Pulau Sumatra.

BMKG menjelaskan, peluang hujan masih perlu diwaspadai karena dipengaruhi dinamika atmosfer regional serta faktor lokal yang masih mendukung pertumbuhan awan hujan di sejumlah daerah.

Selama sepekan ke depan, diperkirakan terbentuk pola siklonik di Samudra Pasifik bagian utara Papua Barat dan Samudra Hindia di sebelah barat Sumatra. Kondisi tersebut berpotensi memicu perlambatan dan pertemuan massa udara yang meningkatkan peluang terbentuknya hujan.

Selain itu, tingkat labilitas atmosfer di sejumlah wilayah juga masih cukup tinggi sehingga mendukung proses konveksi atau pembentukan awan hujan.

BMKG menyebut wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain Aceh, Riau, Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua.

“Dengan adanya kombinasi faktor-faktor tersebut, peluang hujan masih dapat terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari mendatang, meskipun secara umum sebagian wilayah telah memasuki periode musim kemarau,” ujar BMKG dalam laman resminya.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi prakiraan cuaca terbaru sebagai langkah antisipasi terhadap potensi hujan yang masih dapat terjadi di tengah berlangsungnya musim kemarau.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *