
Foto: Fitri Rahayu / Tandaglobalnews
Tandaglobalnews Kediri – Gua Surowono yang berada di Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang menyimpan beragam cerita masa lalu. Gua berupa lorong bawah tanah ini dikenal karena memiliki aliran sungai dengan air yang jernih serta diyakini memiliki keterkaitan dengan keberadaan Candi Surowono yang berdiri tidak jauh dari lokasi tersebut.
Menurut informasi yang berkembang di masyarakat, Gua Surowono diduga merupakan bagian dari sistem kanal yang telah ada sejak masa Kerajaan Kediri. Lorong bawah tanah ini hingga kini masih menjadi objek yang menarik perhatian wisatawan maupun peneliti sejarah yang ingin mengetahui lebih jauh tentang peninggalan masa lampau di wilayah Kediri.
Untuk menjaga keamanan pengunjung, pintu masuk gua saat ini dilengkapi pagar besi. Setiap wisatawan yang ingin memasuki lorong bawah tanah tersebut diwajibkan didampingi oleh penjaga atau pemandu setempat. Langkah ini dilakukan karena di dalam gua terdapat beberapa percabangan lorong yang berpotensi membuat pengunjung tersesat apabila masuk tanpa pendampingan.
Selain dikenal sebagai Gua Surowono, lokasi ini juga kerap disebut sebagai Terowongan Pelarungan. Sebutan tersebut muncul karena pada masa Kerajaan Majapahit, kawasan ini dipercaya menjadi tempat pelaksanaan ritual pelarungan sesaji yang dilakukan oleh masyarakat pada zamannya.
Secara fisik, terowongan ini memiliki struktur yang unik. Terowongan Surowono terdiri atas lima sumur yang saling terhubung dengan jarak antar sumur berkisar antara 50 hingga 60 meter. Mulut terowongan berbentuk kubah dengan lebar sekitar ukuran tubuh manusia dan tinggi antara 160 hingga 170 sentimeter.
Namun, kondisi lorong tidak seragam di seluruh bagian. Pada beberapa titik, tinggi lorong hanya sekitar 150 sentimeter sehingga pengunjung harus sedikit membungkuk saat melintas. Bahkan pada jalur antara sumur keempat dan sumur kelima, jarak antara dasar lorong dengan langit-langit terowongan hanya sekitar 60 sentimeter, sehingga pengunjung harus merangkak untuk dapat melewatinya.
Keunikan struktur lorong bawah tanah yang dipadukan dengan aliran air jernih menjadikan Gua Surowono memiliki daya tarik tersendiri. Selain menawarkan pengalaman wisata petualangan, lokasi ini juga menyimpan nilai sejarah yang erat kaitannya dengan perkembangan peradaban kerajaan di Jawa Timur.
Dengan potensi sejarah dan wisata yang dimiliki, Gua Surowono diharapkan dapat terus dilestarikan sebagai salah satu warisan budaya yang mampu memperkaya khazanah sejarah Kabupaten Kediri sekaligus menjadi destinasi edukatif bagi masyarakat dan wisatawan.