
Foto : Ikram
Tandaglobalnews | BALIKPAPAN – Upaya membangun generasi unggul tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga melalui pembiasaan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari. Semangat tersebut terlihat dalam kegiatan Pagi Ceria yang digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (5/6/2026), sebagai bagian dari penguatan program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Kegiatan yang berlangsung meriah di Balikpapan Sports and Convention Center (BSCC) ini dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, serta jajaran pejabat daerah dan ribuan peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengajak para murid untuk membiasakan pola hidup sehat, menjaga lingkungan sekolah yang nyaman, serta memperkuat karakter melalui sikap saling menghargai dan menghormati sesama.
“Biasakan hidup sehat dengan berjalan kaki dan bersepeda, jangan terlalu banyak bermain gawai. Ciptakan sekolah yang aman, nyaman, bersih, dan sehat. Hindari menggunakan kata-kata yang menyakiti teman agar sesama murid dapat hidup rukun dan saling menghargai,” pesan Abdul Mu’ti di hadapan ribuan peserta.
Menurutnya, kebiasaan-kebiasaan positif tersebut merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi Indonesia yang sehat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Suasana semakin semarak saat Mendikdasmen berinteraksi langsung dengan para peserta melalui sesi tanya jawab. Murid yang berhasil menjawab pertanyaan seputar kesehatan, karakter, dan wawasan kebangsaan mendapatkan hadiah sepeda.
Sebanyak 15 sepeda dibagikan kepada para murid, terdiri atas lima sepeda dari Mendikdasmen Abdul Mu’ti, lima sepeda dari Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, dan lima sepeda dari Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud. Momen tersebut disambut antusias oleh para peserta yang memenuhi arena kegiatan.
Salah satu peserta, Fahmi Taufik, siswa SMA Negeri 4 Balikpapan, mengaku sangat senang dapat mengikuti kegiatan yang menghadirkan peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan tersebut.
“Saya sangat antusias dan bahagia sekali dengan adanya kegiatan kali ini, apalagi dibersamai dengan Pak Menteri. Menurut saya ini adalah momen yang sangat spesial, sangat berharga, bahkan langka. Saya berharap melalui kegiatan ini kami bisa mendapatkan relasi dan memperkuat kebersamaan karena acara ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA,” ujar Fahmi.
Kegembiraan serupa juga dirasakan Ayunindya dan Naura, murid SDN 014 Balikpapan. Keduanya mengaku senang mengikuti kegiatan Pagi Ceria karena selain menyehatkan tubuh melalui Senam Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, kegiatan tersebut juga menjadi ajang untuk berkenalan dengan teman-teman baru dari sekolah lain.
“Kami senang mengikuti Pagi Ceria karena bisa lebih sehat dengan melakukan Senam Anak Indonesia Hebat dan bisa bertemu banyak teman dari sekolah lain,” ungkap keduanya.
Melalui kegiatan ini, Kemendikdasmen terus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh. Pendidikan tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter, kesehatan fisik dan mental, serta kemampuan berinteraksi dan bekerja sama dalam kehidupan bermasyarakat.
Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat diharapkan dapat menjadi budaya positif yang diterapkan secara konsisten di lingkungan sekolah maupun keluarga, sehingga mampu melahirkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing global.
Sumber : kemendikdasmen.go.id