Tandaglobal.news | Kediri — Sebuah kandang ayam milik Harianto di Dusun Joho, Desa Joho, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, dilalap api pada Selasa (14/7/2026) pagi. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik pada blower kandang tersebut menyebabkan kerugian materiil sekitar Rp400 juta.

Peristiwa itu dilaporkan kepada petugas sekitar pukul 06.17 WIB. Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih kemudian diberangkatkan dua menit berselang dan tiba di lokasi sekitar pukul 06.26 WIB untuk melakukan penanganan.

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan api pertama kali diketahui oleh pemilik kandang saat sedang memasak di dapur rumahnya.

“Pemilik kandang saat itu sedang memasak di dapur dan mendengar suara gemuruh dari arah kandang ayam. Setelah dilakukan pengecekan, api sudah menyala di area blower kandang ayam. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada blower,” ujarnya.

Petugas Damkar Pos Ngadiluwih mengerahkan satu unit mobil pemadam berkapasitas 2.500 liter bersama empat personel. Upaya pemadaman berlangsung sekitar satu jam hingga api berhasil dipadamkan sesuai prosedur operasional standar (SOP).

Menurut Kaleb, respons cepat petugas berhasil mencegah kobaran api meluas ke area lain yang berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar.

“Tim bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat. Berkat respons cepat petugas, api berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet ke area lain yang berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, total kerugian diperkirakan mencapai Rp400 juta. Sementara itu, aset yang berhasil diselamatkan ditaksir bernilai sekitar Rp10 juta.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai, petugas memastikan lokasi sudah berada dalam kondisi aman.

Kaleb juga mengimbau masyarakat agar secara berkala memeriksa instalasi listrik, khususnya pada bangunan yang menggunakan peralatan elektronik berdaya tinggi seperti blower kandang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, terutama pada bangunan yang menggunakan peralatan elektronik berdaya tinggi seperti blower kandang, guna mencegah terjadinya kebakaran,” pungkas Kaleb.


Penulis: Wildan Wahid Hasyim