
Tandaglobal.news | Kediri — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) membangun kembali Mushola Al Ikhlas di Dusun Sumberbahagia, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri. Pembangunan tersebut disambut antusias warga karena diharapkan menjadi pusat kegiatan ibadah dan keagamaan yang lebih nyaman.
Hingga Senin (14/7/2026), progres pembangunan telah mencapai sekitar 90 persen dan kini memasuki tahap penyelesaian akhir. Sejumlah pekerjaan finishing, seperti penyelesaian tempat wudu dan fasilitas pendukung lainnya, masih terus dilakukan sebelum mushola difungsikan sepenuhnya.
Pembangunan mushola tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Selain menghadirkan tempat ibadah yang lebih layak, proyek ini juga menjadi wujud sinergi antara TNI dan warga melalui semangat gotong royong.
Takmir Mushola Al Ikhlas, Purnomo, menjelaskan bahwa pembangunan dimulai sekitar Januari hingga Februari 2026. Menurutnya, proses pembangunan bermula setelah pihak Koramil melihat kondisi bangunan lama yang sudah tidak layak digunakan sehingga diputuskan untuk dibongkar dan dibangun kembali.
“Kami sangat bersyukur karena pembangunan ini berawal dari kepedulian TNI yang melihat kondisi mushola sudah rusak dan perlu diperbaiki,” ujar Purnomo.
Selama proses pembangunan, personel TNI bersama masyarakat bekerja secara gotong royong. Sebanyak 18 personel TNI Angkatan Laut diterjunkan untuk membantu pengerjaan, sementara warga turut berpartisipasi dalam berbagai tahapan pembangunan sehingga pekerjaan dapat berjalan dengan lancar.
Untuk menyelesaikan pembangunan tersebut dibutuhkan anggaran sekitar Rp200 juta. Dari jumlah itu, Pemerintah Kabupaten Kediri memberikan bantuan sebesar Rp50 juta, sedangkan sekitar Rp150 juta lainnya berasal dari swadaya masyarakat dan dukungan para donatur. Adapun personel TNI memberikan kontribusi penuh melalui tenaga selama proses pembangunan berlangsung.
“Harapan kami, Mushola Al Ikhlas semakin ramai digunakan salat berjamaah, mengaji, dan menjadi pusat kegiatan keagamaan warga,” tambahnya.
Purnomo menuturkan, Mushola Al Ikhlas yang telah berdiri sejak sekitar tahun 1990 selama ini menjadi tempat belajar mengaji Iqra bagi anak-anak di lingkungan sekitar. Setelah pembangunan selesai dan jumlah jemaah semakin bertambah, pengurus juga berencana menghadirkan kegiatan rebana sebagai sarana syiar Islam sekaligus mempererat kebersamaan warga.
Keberadaan Mushola Al Ikhlas yang baru diharapkan tidak hanya memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam beribadah, tetapi juga menjadi simbol kuatnya semangat gotong royong antara TNI dan warga dalam membangun fasilitas umum yang bermanfaat bagi generasi mendatang.

Jurnalis: Roni Ardiansyah




















Tinggalkan Balasan