

KEDIRI, Tandaglobal.news — Membangun keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Untuk memperkuat komunikasi dengan warga, Polres Kediri terus mengintensifkan kegiatan Jumat Keliling (Jumling).
Kali ini, kegiatan dipimpin Wakapolres Kediri Kompol Hari Kurniawan, S.H., M.H., di Masjid Tanbihul Ghofilin, Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jumat (30/10/2026).
Selain menjadi sarana silaturahmi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.
Dalam sambutannya, Kompol Hari menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., yang belum dapat hadir karena sedang menjalankan kegiatan di Polda.
Ia menjelaskan, kegiatan Jumling merupakan bentuk komitmen kepolisian untuk semakin dekat dengan masyarakat. Menurutnya, polisi harus hadir di tengah warga, tidak hanya ketika terjadi persoalan, tetapi juga melalui komunikasi dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Melalui kegiatan Jumat Keliling ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Sesuai arahan pimpinan, polisi harus hadir di tengah masyarakat, nyawiji atau menyatu dengan masyarakat. Tidak ada sekat dan tidak ada jarak antara polisi dengan masyarakat,” ungkap Kompol Hari.
Ia juga mengajak masyarakat agar tidak ragu menyampaikan berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, kritik, saran, dan masukan dari masyarakat sangat dibutuhkan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.
Wakapolres turut mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui adanya kejadian yang memerlukan penanganan petugas.
“Kalau ada kejadian atau informasi yang membutuhkan kehadiran polisi, segera hubungi layanan 110. Tidak perlu sungkan. Layanan ini gratis dan petugas akan merespons laporan masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, Kompol Hari mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial.
Berbagai informasi yang beredar melalui Facebook, Instagram hingga TikTok perlu disikapi secara bijak dengan memastikan kebenarannya sebelum dibagikan.
“Jangan mudah percaya atau langsung menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Saring dulu sebelum sharing,” pesannya.
Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang memanfaatkan sambungan telepon maupun pesan singkat.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Kediri berharap komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat.
Hubungan yang baik diharapkan dapat mendorong deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminalitas.
Kompol Hari menegaskan, menjaga keamanan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab kepolisian.
Peran aktif masyarakat, mulai dari kepedulian terhadap lingkungan hingga keberanian melaporkan kejadian mencurigakan, menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Kediri.


















Tinggalkan Balasan