

KEDIRI, Tandaglobal.news — Aktivitas perdagangan di Pasar Induk Pare, Kabupaten Kediri, berlangsung selama 24 jam. Arus barang masuk dan keluar terjadi sejak tengah malam hingga dini hari, mengikuti ketersediaan pasokan serta kebutuhan pedagang grosir dan eceran.
Penanggung Jawab Pasar Induk Pare, Budi Santoso, mengatakan aktivitas pasar tidak selalu ramai pada waktu yang sama.
Pergerakan perdagangan dipengaruhi jadwal kedatangan barang, hasil panen, serta pola belanja pedagang.
“Barang bisa datang dan keluar pada waktu yang berbeda-beda, termasuk tengah malam hingga pukul 03.00 atau 04.00 WIB. Ramainya aktivitas juga bergantung pada pasokan yang tersedia,” jelas Budi, Kamis (15/10/2026).
Menurutnya, aktivitas perdagangan pada Jumat dan Sabtu cenderung lebih sepi dibandingkan Minggu hingga Kamis.
Pola tersebut menjadi bagian dari dinamika perdagangan di pasar grosir.
Ketersediaan komoditas, terutama buah-buahan dan sayuran, turut memengaruhi aktivitas jual beli.
Pasokan dapat berubah mengikuti hasil panen sehingga jumlah barang yang masuk ke pasar tidak selalu sama setiap hari.
Selain menjaga kelancaran perdagangan, penataan tempat berjualan juga menjadi perhatian.
Pasar Induk Pare masih menggunakan sistem los sebagai tempat utama bagi pedagang untuk menjalankan usahanya.
Budi menjelaskan, keberadaan pasar grosir merupakan bagian dari upaya penataan agar pedagang, terutama yang sebelumnya belum memiliki tempat berjualan, memperoleh ruang usaha yang lebih layak.
Penataan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan perdagangan grosir maupun eceran sehingga aktivitas pasar berjalan lebih tertib.
“Harapannya, penataan pasar bisa terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi pedagang, baik yang berjualan grosir maupun eceran,” ujarnya.
Budi berharap pembenahan pasar dapat terus dilakukan agar Pasar Induk Pare mampu mendukung kelancaran distribusi barang sekaligus meningkatkan kesejahteraan pedagang dan masyarakat yang menggantungkan penghidupan dari aktivitas perdagangan.



















Tinggalkan Balasan