Kediri, Tandaglobal.news-Pembukaan kembali Jembatan Kaliombo yang sebelumnya ditutup untuk pengerjaan pembangunan diharapkan dapat memulihkan arus kendaraan dan aktivitas ekonomi di Jalan Urip Sumoharjo Kota Kediri. Kondisi tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kembali omzet penjualan SPBU serta pedagang di sekitar kawasan yang terdampak selama jembatan ditutup, Senin (24/8/2026)
Berdasarkan surat dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), jembatan tersebut telah kembali dibuka Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 21.00 WIB setelah pengerjaan utama selesai. Meski demikian, sejumlah pekerjaan masih menyisakan tahap finishing yang akan dilanjutkan setelah akses jembatan kembali dibuka.
Faisal, pengawas atau supervisor SPBU Kaliombo Kota Kediri mengatakan, pembukaan akses jembatan menjadi kabar positif bagi aktivitas penjualan BBM. Menurutnya, penutupan jembatan selama proses pembangunan memberikan dampak cukup besar terhadap jumlah kendaraan yang datang ke SPBU.
“Sejak jembatan ditutup, omzet kami turun sekitar 70 persen. Sebelumnya penjualan bisa mencapai 15 sampai 17 ton per hari, tetapi selama penutupan hanya sekitar 5 sampai 6 ton per hari,” katanya.
Sebelum jembatan ditutup, volume penjualan BBM di SPBU tersebut dapat mencapai sekitar 15 hingga 17 ton per hari. Namun, selama akses jembatan ditutup, volume penjualan turun menjadi sekitar 5 hingga 6 ton per hari. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian besar kendaraan yang biasanya melintas di kawasan tersebut harus menggunakan jalur alternatif.
Selama penutupan, konsumen SPBU lebih banyak berasal dari pelanggan tetap dan warga sekitar. Sementara itu, kendaraan umum maupun kendaraan berukuran besar dialihkan melalui jalur lain dari kawasan pertigaan Ngrowo sehingga jumlah kendaraan yang melintas di depan SPBU berkurang.
Penutupan jembatan juga membuat pihak SPBU menyesuaikan jam operasional. Sebelum penutupan, SPBU beroperasi mulai pukul 04.00 WIB hingga 24.00 WIB. Selama akses jembatan ditutup, jam operasional dipangkas menjadi pukul 05.00 WIB hingga 21.00 WIB.
Setelah jembatan kembali dibuka, pihak SPBU memastikan jam operasional akan kembali seperti semula, yakni mulai pukul 04.00 WIB hingga 24.00 WIB. Pihak SPBU berharap normalisasi arus kendaraan dapat meningkatkan kembali volume penjualan BBM.
“Kami berharap setelah jembatan dibuka, kondisi penjualan bisa kembali ramai seperti sebelum penutupan. Mudah-mudahan pembukaan ini juga membawa dampak positif bagi warga sekitar dan UMKM yang ikut terdampak selama pembangunan,” harap Faisal.
Reporter: Roni Ardiansyah
Editor: Rizky Rusdiyanto




















Tinggalkan Balasan