Kediri, Tandaglobal.news — Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri berhasil memadamkan kebakaran yang melanda lahan tebu di Dusun Rembang, Desa Rembang, Kecamatan Ngadiluwih, Minggu (2/8/2026). Berkat respons cepat petugas, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke area perkebunan di sekitarnya.
Kebakaran bermula dari laporan warga yang diterima petugas sekitar pukul 11.06 WIB.
Pemilik lahan yang panik melihat api membakar kebun tebunya meminta bantuan kepada Damkar melalui Agung, perangkat Desa Blabak.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Damkar Pos Ngadiluwih langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 11.09 WIB dan tiba lima menit kemudian, tepatnya pukul 11.14 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan upaya pemadaman menggunakan satu unit armada pemadam kebakaran berkapasitas 2.500 liter bernomor polisi AG 8240 GP.
Setelah berjibaku dengan kobaran api selama lebih dari satu jam, petugas berhasil memadamkan kebakaran sesuai standar operasional prosedur (SOP) pada pukul 12.50 WIB.
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka.
Sementara itu, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Nilai aset yang berhasil diselamatkan petugas juga diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengapresiasi kesigapan personel Bidang Pencegahan Kebakaran yang bergerak cepat menangani laporan masyarakat sehingga kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak menimbulkan dampak yang lebih besar.
Memasuki musim kemarau, peristiwa kebakaran lahan tebu di wilayah Kabupaten Kediri beberapa kali terjadi.
Kondisi cuaca panas dan vegetasi yang kering membuat api lebih mudah merambat sehingga masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, tidak melakukan pembakaran terbuka tanpa pengawasan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.




















Tinggalkan Balasan