

Kediri, Tandaglobal.news — Tren kejadian kebakaran di Kabupaten Kediri mengalami lonjakan signifikan sepanjang Juli 2026. Hingga 26 Juli 2026, Bidang Pencegahan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kediri telah menangani 83 kejadian kebakaran.
Jumlah tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan Juni 2026 yang mencatat 37 kejadian.
Data Satpol PP Kabupaten Kediri menunjukkan, selama periode Januari hingga Juli 2026 tercatat 182 kejadian kebakaran dan 927 kegiatan evakuasi maupun penyelamatan.
Dengan demikian, total penanganan yang dilakukan petugas mencapai 1.109 layanan.
Berdasarkan penyebabnya, aksi pembakaran menjadi faktor paling dominan dengan 84 kasus.
Selanjutnya, korsleting listrik menyumbang 44 kasus, sedangkan kelalaian menyebabkan 22 kasus kebakaran.
Dari sisi objek yang terbakar, rumah menjadi lokasi yang paling banyak terdampak dengan 36 kejadian.
Berikutnya lahan tebu sebanyak 35 kasus dan rumpun bambu sebanyak 27 kasus.
Secara kewilayahan, Kecamatan Pare menjadi daerah dengan jumlah penanganan tertinggi, yakni 118 layanan.
Posisi berikutnya ditempati Kecamatan Ngadiluwih dengan 111 layanan, disusul Kecamatan Mojo sebanyak 75 layanan sepanjang Januari hingga Juli 2026.




















Tinggalkan Balasan