




KEDIRI, Tandaglobal.news — Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan rehabilitasi Taman Kilisuci sepanjang 2026. Penataan ini difokuskan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengunjung sekaligus menjadikan ruang publik lebih representatif dan ramah bagi semua kalangan.
Kepala DLH Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti, yang mewakili Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, menjelaskan bahwa Taman Kilisuci merupakan salah satu ikon daerah sekaligus pusat kegiatan masyarakat di wilayah Kecamatan Pare.
Rehabilitasi tersebut diarahkan untuk membenahi sarana dan prasarana yang telah tersedia agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Pekerjaan rehabilitasi ini fokus kita lebih kepada peningkatan kenyamanan dan keamanan,” ungkap Putut.
Perbaikan fisik Taman Kilisuci mencakup penggantian material jalur pedestrian. Jika sebelumnya menggunakan keramik dan paving, kini jalur tersebut menggunakan beton porous atau beton berpori yang dipadukan dengan batu andesit.
Penggunaan material baru ini diharapkan dapat mengurangi risiko jalur pejalan kaki menjadi licin saat musim hujan sekaligus membantu mengatasi genangan air.
Selain itu, pekerjaan rehabilitasi meliputi perapian pohon perindang, penataan ulang kursi taman, hingga penyediaan fasilitas WiFi gratis bagi masyarakat.
Tidak hanya Taman Kilisuci, DLH Kabupaten Kediri juga merampungkan pembenahan kawasan Taman Hijau sepanjang 2026. Perbaikan di kawasan tersebut mencakup pengamanan area gardu pandang, fasilitas wahana bermain anak, serta penyediaan jalur yang ramah bagi penyandang disabilitas.
“Akses jalan untuk disabilitas dulu agak curam kita buat supaya lebih landai,” jelas Putut.
Melalui program penataan tersebut, Pemkab Kediri berupaya memastikan ruang publik tidak hanya berfungsi dengan baik, tetapi juga memberikan kenyamanan, keamanan, dan akses yang lebih inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.



















Tinggalkan Balasan