MANGGARAI, Tandaglobal.news — Gempa bumi bermagnitudo 4,5 terjadi di laut utara Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (19/10/2026) malam. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), getaran gempa dirasakan di Kabupaten Manggarai.
Melalui informasi resmi Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS), BMKG mencatat gempa terjadi pada pukul 19.06.02 WIB. Pusat gempa berada di laut, sekitar 60 kilometer di utara Labuan Bajo, dengan kedalaman 6 kilometer.
BMKG melaporkan gempa dirasakan di Kabupaten Manggarai dengan intensitas II berdasarkan skala Modified Mercalli Intensity (MMI). Pada tingkat ini, getaran umumnya dirasakan oleh beberapa orang, terutama yang berada di dalam bangunan. Benda-benda ringan yang digantung juga dapat bergoyang.
Kedalaman gempa yang tercatat mencapai 6 kilometer menunjukkan sumber gempa berada pada kedalaman relatif dangkal. Namun, besarnya dampak gempa tidak hanya ditentukan oleh magnitudo dan kedalaman, tetapi juga dipengaruhi kondisi geologi setempat serta jarak wilayah terdampak dari pusat gempa.
Informasi gempa tersebut menjadi perhatian masyarakat di sekitar Labuan Bajo dan Kabupaten Manggarai. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Informasi mengenai aktivitas gempa dan perkembangan situasi sebaiknya merujuk pada kanal resmi BMKG.
BMKG menyediakan informasi kejadian gempa melalui laman InaTEWS. Masyarakat dapat mengakses layanan tersebut untuk mengetahui data pusat gempa, magnitudo, kedalaman, waktu kejadian, serta wilayah yang merasakan getaran.
Berdasarkan data yang tercantum dalam laporan tersebut, gempa bermagnitudo 4,5 berpusat di laut sekitar 60 kilometer di utara Labuan Bajo dan dirasakan dengan intensitas II MMI di Kabupaten Manggarai.


















Tinggalkan Balasan