Perkembangan kasus tersebut telah dilaporkan kepada Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah.
Menurut Arry, gubernur mengarahkan agar persoalan tersebut ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kalau hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran, tentu akan ada tindakan dan sanksi sesuai aturan,” ujar Arry.
Pemprov Sumbar juga meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan berdasarkan video yang beredar.
Seluruh fakta dan konteks rekaman masih menjadi bagian dari proses pemeriksaan resmi yang dilakukan tim.
Hingga perkembangan terakhir pada Selasa (25/8/2026), Pemprov Sumbar belum mengumumkan hasil akhir pemeriksaan maupun bentuk sanksi terhadap pejabat tersebut.
Proses pemeriksaan masih berlangsung untuk menentukan ada atau tidaknya pelanggaran disiplin ASN.




















Tinggalkan Balasan