Kehadiran Rasulullah, lanjutnya, membawa ajaran yang menjadi pedoman bagi umat manusia.

Karena itu, kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tidak cukup hanya diwujudkan melalui peringatan seremonial, tetapi juga perlu tercermin dalam perilaku sehari-hari.

Ia juga mengaitkan hal tersebut dengan pesan dalam Surat Yunus ayat 58, yang mengajak umat untuk bergembira atas karunia dan rahmat dari Allah SWT.

Melalui momentum bulan Rabiul Awal, jamaah diharapkan dapat semakin mengenal, mencintai, dan meneladani Rasulullah SAW.

Semangat tersebut juga diharapkan dapat memperkuat nilai keimanan, persaudaraan, dan kepedulian di tengah kehidupan masyarakat.

Peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW pun menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk tidak hanya mengenang sejarah kelahiran Rasulullah, tetapi juga kembali meneguhkan komitmen dalam menjalankan ajaran dan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.