Kondisi tubuhnya kemudian menurun setelah berada di tengah kepulan asap dalam proses pemadaman.

Menurut Irpansyah, kondisi Rizky diduga dipengaruhi oleh kelelahan dan paparan asap di lokasi kebakaran.

“Kemungkinan karena di luar lokasi itu sangat besar asapnya, kemungkinan kelelahan,” ujar Irpansyah.

Setelah mendapatkan penanganan medis, kondisi Rizky dilaporkan telah stabil.

Namun, kejadian tersebut menggambarkan beratnya kondisi yang dihadapi para relawan di lapangan.

Di sisi lain, upaya pemadaman tetap dilanjutkan. Pada 19 Agustus, BPBD Kotawaringin Timur memberikan bantuan 30 liter bahan bakar minyak (BBM) untuk mendukung operasional relawan.

Kebakaran di wilayah Mentawa Baru Ketapang juga telah meluas dari kawasan ujung Desa Bapanggang hingga Kelurahan Pasir Putih.

Pemadaman diprioritaskan pada titik-titik yang berada dekat dengan permukiman warga untuk mencegah api menjalar dan mengancam masyarakat.

Kondisi tersebut menjadi salah satu gambaran penanganan karhutla di Kalimantan yang tidak hanya menghadapi luasnya area terbakar, tetapi juga keterbatasan sumber daya serta risiko yang harus dihadapi petugas dan relawan di lapangan.