Sekretariat Pokdarwis beroperasi sekitar pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, sedangkan pedagang menyesuaikan jam operasional dengan kondisi keramaian pengunjung.
Berbagai aktivitas juga tersedia bagi pengunjung.
Bermain air atau berenang dapat dilakukan secara gratis, sementara terapi ikan menggunakan sistem pembayaran seikhlasnya.
Untuk aktivitas lainnya, pengunjung dapat membeli pakan ikan dengan harga sekitar Rp2.000 per mangkok.
Sementara sewa perahu dipatok sekitar Rp10.000 per perahu.
“Kalau hari biasa perahu bisa digunakan sepuasnya. Saat hari libur atau akhir pekan, biasanya kami batasi satu putaran karena pengunjung lebih ramai dan ada antrean,” jelas Sudarsono.
Selain itu, kawasan wisata juga dilengkapi sejumlah fasilitas dan aktivitas seperti karaoke, ATV, pemberian pakan kelinci hingga wisata edukasi.
Pengelolaan Sumber Banteng juga diarahkan agar memberikan manfaat sosial bagi lingkungan sekitar.
Pokdarwis turut berkontribusi dalam pembangunan masjid dan sarana ibadah.
Pengelola juga menyediakan layanan cuci karpet gratis bagi musala di sekitar kawasan Sumber Banteng.
Selain itu, terdapat kegiatan santunan bagi keluarga warga yang mengalami kedukaan serta santunan tahunan untuk anak yatim.
Dengan demikian, keberadaan wisata tidak hanya diukur dari jumlah pengunjung, tetapi juga dari manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat sekitar.
Untuk menjaga kebersihan kawasan, pengelola memiliki empat petugas kebersihan yang ditempatkan di empat titik, baik di area darat maupun sepanjang aliran sungai.
Sementara itu, dua petugas tetap berada di sekretariat untuk memberikan pelayanan kepada pengunjung, menerima reservasi atau booking, serta membantu koordinasi dengan pelaku UMKM.
Sistem tersebut diterapkan untuk menjaga kawasan tetap nyaman sekaligus memastikan pelayanan kepada pengunjung berjalan dengan baik.




















Tinggalkan Balasan