Lalu, Apa Bedanya Kendit dengan Lencana?

Selain kendit, terdapat tanda pengukuhan berupa lencana. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda.
Kendit digunakan dalam prosesi pengukuhan. Kendit dililitkan di pinggang dan disimpulkan di bagian depan.
Setelah upacara selesai, kendit tidak digunakan sebagai atribut sehari-hari.
Sementara itu, lencana pengukuhan dikenakan pada bagian dada kiri, di atas saku, baik pada seragam maupun pakaian sehari-hari.
Dalam perkembangan desainnya, lencana tersebut menggunakan unsur Merah Putih dan Garuda dengan warna dasar yang berkaitan dengan jenjang latihan.
Perbedaan ini membuat kendit dan lencana bukan dua benda yang memiliki fungsi sama.
Kendit lebih kuat sebagai simbol prosesi pengukuhan, sedangkan lencana menjadi tanda yang dapat dikenakan dalam aktivitas setelah pengukuhan.
Bagaimana dengan Paskibraka Saat Ini?
Ada hal penting yang perlu dibedakan ketika membicarakan kendit dalam konteks Paskibraka masa kini.
Dalam Keputusan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor 35 Tahun 2024 tentang Standar Pakaian, Atribut, dan Sikap Tampang Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, disebutkan bahwa Tanda Kecakapan/Kendit Paskibraka berwarna hijau dan dikenakan saat pengukuhan Paskibraka.
Dokumen yang sama juga mencantumkan Lencana Kepemimpinan Merah Putih Garuda warna hijau sebagai salah satu atribut Paskibraka.
Artinya, enam warna kendit yang dikenal dalam sejarah dan jenjang latihan kepemudaan tidak boleh langsung dianggap sebagai enam jenis kendit yang digunakan Paskibraka saat ini.




















Tinggalkan Balasan