Berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan petugas medis dari Puskesmas Badas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban.

Dokter menyatakan keduanya diduga meninggal akibat tenggelam setelah paru-paru kemasukan air.

“Hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda kekerasan.”

“Penyebab kematian diduga akibat tenggelam,” kata AKP Wendi.

Dari hasil penyelidikan di lokasi, polisi menyimpulkan kedua anak tersebut sedang berenang di Sungai Konto yang memiliki kedalaman sekitar 1,5 meter.

Lokasi kejadian berada di kawasan yang cukup jauh dari permukiman warga.

Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

Keluarga juga telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi kepada pihak kepolisian.

Polisi mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di sekitar sungai, saluran irigasi, maupun lokasi perairan lainnya guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.