Sebelum pekerjaan dimulai, pihak pelaksana telah melakukan sosialisasi kepada warga, pemilik pertokoan, instansi terkait, hingga penyedia utilitas di sekitar lokasi proyek.

Koordinasi juga dilakukan untuk menyiapkan rekayasa lalu lintas, terutama saat pekerjaan crossing drainase yang memerlukan pembongkaran sebagian badan jalan.

Selama pekerjaan crossing berlangsung, kendaraan roda empat akan dialihkan sementara dengan durasi maksimal sekitar 10 hari.

Adapun kendaraan roda dua tetap dapat melintas melalui jalur sementara yang telah disediakan.

“Sejauh ini pelaksanaan berjalan lancar dan belum ada kendala berarti di lapangan,” tambahnya.