

Kediri, Tandaglobal.news — Pembangunan Jembatan Kaliombo di Kota Kediri terus menunjukkan perkembangan positif. Setelah berjalan sekitar dua bulan sejak dimulainya pekerjaan, progres pembangunan kini telah mendekati 50 persen. Jalan utama pada proyek tersebut ditargetkan sudah dapat diaspal pada akhir Agustus 2026.
Sukisno selaku pelaksana proyek mengatakan, saat ini pekerjaan difokuskan pada penyelesaian struktur bawah jembatan.
Tahapan tersebut meliputi pemasangan bronjong dan ground sill sebagai bagian penting untuk memperkuat konstruksi sebelum memasuki pekerjaan di bagian atas.
Setelah struktur bawah selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan penimbunan badan jalan, pengaspalan, pemasangan marka jalan, hingga perapian sisi kanan dan kiri jembatan agar seluruh konstruksi sesuai dengan perencanaan.
“Progres pekerjaan saat ini sudah hampir 50 persen. Kami optimistis jalan utama bisa selesai dan diaspal pada akhir Agustus,” ujar Sukisno, Sabtu (1/8/2026).
Ia menjelaskan, proyek tersebut merupakan pembangunan baru dengan pembongkaran total konstruksi lama sehingga membutuhkan tahapan pekerjaan yang lebih kompleks dibandingkan sekadar renovasi.
Meski kontrak pekerjaan berlangsung hingga Desember 2026, sisa waktu tersebut akan dimanfaatkan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan akhir atau finishing agar hasil pembangunan sesuai spesifikasi.
“Kalau kontraknya sampai Desember, itu untuk penyelesaian finishing hingga pekerjaan benar-benar selesai 100 persen,” jelasnya.
Pembangunan ulang jembatan ini menjadi salah satu proyek infrastruktur penting karena menghubungkan arus lalu lintas Kota Kediri dengan wilayah sekitarnya, termasuk jalur menuju Kabupaten Tulungagung.
Selama proses pembangunan, akses di kawasan Jalan Urip Sumoharjo ditutup total dan pemerintah telah menerapkan rekayasa lalu lintas melalui sejumlah jalur alternatif untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Pemerintah juga menempatkan personel di sejumlah titik persimpangan untuk melakukan pengaturan arus kendaraan sekaligus memantau potensi kepadatan selama masa pembangunan berlangsung.
Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman hingga proyek selesai.
Pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat segera mengembalikan kelancaran akses masyarakat yang selama ini terganggu akibat proses pembangunan sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan setelah proyek rampung.




















Tinggalkan Balasan