
Tandaglobal.news | KEDIRI – Pesona keindahan alam Gunung Kelud di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, hingga kini masih menjadi daya tarik bagi para wisatawan. Salah satu destinasi wisata andalan di Jawa Timur tersebut tetap ramai dikunjungi dan beroperasi secara normal seperti hari-hari biasanya.
Petugas loket objek wisata Gunung Kelud, Bapak Roni, mengatakan bahwa daya tarik utama yang dicari wisatawan saat berkunjung ke kawasan tersebut adalah panorama alam yang masih asri dan memesona.
“Daya tarik yang ditawarkan di sini, pengunjung bisa berkunjung ke kawahnya, ke danau kawah Gunung Kelud, lalu ke Jalan Misteri. Intinya sih pesona alam,” ujar Roni saat ditemui di lokasi loket masuk.
Meski tren kunjungan sempat mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir pascaerupsi besar, Gunung Kelud tetap menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan. Peningkatan jumlah pengunjung umumnya terjadi pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu, serta saat hari libur nasional.
Pada masa liburan sekolah seperti sekarang, kawasan wisata ini juga dipadati rombongan keluarga maupun pelajar yang memanfaatkan waktu liburan untuk menikmati keindahan alam Gunung Kelud.
Menurut Roni, pesona Gunung Kelud tidak hanya menarik wisatawan domestik, tetapi juga wisatawan mancanegara yang datang dari berbagai negara untuk menikmati keindahan kawahnya.
“Kalau luar negeri (mancanegara) ya banyak sih, ada yang dari Australia, New Zealand, hingga Belanda,” tambahnya.
Untuk menuju kawasan kawah, hingga saat ini pengelola belum menyediakan kendaraan khusus bagi pengunjung. Wisatawan masih dapat menggunakan kendaraan pribadi, berjalan kaki, ataupun memanfaatkan jasa ojek lokal yang tersedia di sekitar kawasan wisata.
Sementara itu, pihak pengelola saat ini tengah melakukan pengembangan fasilitas dengan membangun area parkir baru yang lokasinya lebih dekat dengan kawasan kawah.
“Saat ini sudah ada pembangunan tempat parkir yang lokasinya lebih dekat dengan area kawah,” jelas Roni.
Pembangunan fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan saat musim liburan maupun akhir pekan.
Bagi masyarakat yang ingin berkunjung, objek wisata Gunung Kelud buka setiap hari mulai Senin hingga Minggu, pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Menariknya, pihak pengelola menerapkan tarif masuk yang sama bagi wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.
Rincian tarif yang berlaku yakni tiket masuk Senin–Jumat sebesar Rp8.000 per orang, sedangkan pada akhir pekan dan hari libur nasional sebesar Rp10.000 per orang. Sementara biaya parkir kendaraan roda dua dikenakan Rp3.000, sedangkan kendaraan roda empat Rp5.000, yang sudah termasuk parkir di area objek wisata.
Di akhir penyampaiannya, Roni mengimbau seluruh pengunjung agar bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian alam selama berada di kawasan wisata.
“Pesannya yang penting jaga kebersihan dan kelestarian alam saja, biar keasriannya tetap terjaga,” pungkasnya. (Red)
Penulis: Fitri Rahayu



















Tinggalkan Balasan