UIN Salatiga Resmikan Fakultas Saintek, Buka Tiga Program Studi Baru

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin menandatangani prasasti peresmian Fakultas Sains dan Teknologi UIN Salatiga di Salatiga, Jawa Tengah. (Dok. Kemenag RI)

Tandaglobalnews | Salatiga – Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga resmi mengoperasikan Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) sebagai bagian dari pengembangan kelembagaan untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai keislaman.

Peresmian fakultas baru tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, di Ruang Rapat Gedung KH. Hasyim As’ari, UIN Salatiga, Sabtu (4/7).

Fakultas Saintek UIN Salatiga membuka tiga program studi, yakni *Sains Data, **Teknologi Informasi, serta *Perpustakaan dan Sains Informasi. Kehadiran fakultas ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan sumber daya manusia yang kompeten di bidang sains dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Dalam sambutannya, Kamaruddin Amin menegaskan bahwa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) memiliki tanggung jawab besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Menurutnya, perguruan tinggi keagamaan tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai tantangan sosial yang berkembang di masyarakat.

Ia menilai PTKIN harus terus memperkuat posisinya sebagai lembaga yang melahirkan cendekiawan berkualitas, inovatif, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan nasional.

Peresmian Fakultas Saintek juga menjadi bagian dari pengembangan kelembagaan UIN Salatiga yang didukung oleh berbagai capaian akademik di tingkat internasional. Selama beberapa tahun terakhir, universitas tersebut berhasil mempertahankan reputasi akademiknya melalui berbagai publikasi ilmiah bereputasi.

Salah satunya adalah International Journal of Islam in the Modern Society (IJIMS) yang berhasil mempertahankan peringkat Q1 Scimago Journal Rank (SJR) selama delapan tahun berturut-turut. Selain itu, jurnal IJTIHAD juga memperoleh pengakuan sebagai salah satu jurnal terbaik dunia dalam kategori religious studies.

Kamaruddin berharap berbagai prestasi tersebut dapat terus dipertahankan sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan akademik harus berjalan seiring dengan kontribusi nyata perguruan tinggi terhadap penyelesaian persoalan bangsa.

Baca Juga  Bawaslu Kabupaten Kediri Gelar Kajian Hukum Pemilu, Bahas Dampak Putusan MK soal Pemisahan Pemilu Nasional dan Lokal

Selain unggul dalam bidang akademik, UIN Salatiga juga dinilai konsisten menerapkan tata kelola perguruan tinggi yang baik. Hal itu ditunjukkan melalui keberhasilan mempertahankan predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK) sejak tahun 2020.

Sementara itu, Rektor UIN Salatiga, Zakiyuddin Baidhawy, menjelaskan bahwa Fakultas Saintek akan dikembangkan dengan konsep Green Wasathiyah Campus. Konsep tersebut mengintegrasikan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan nilai Islam wasathiyah serta kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

Menurutnya, kampus tidak hanya menjadi tempat mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki tanggung jawab sosial dan kesadaran menjaga kelestarian bumi sebagai bagian dari amanah Tuhan.

Zakiyuddin berharap kehadiran Fakultas Saintek menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi UIN Salatiga sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, memiliki reputasi internasional, serta tetap berpegang pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Peresmian fakultas tersebut turut dihadiri Rektor UIN Salatiga beserta jajaran pimpinan universitas dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab.

Dengan bertambahnya Fakultas Saintek, UIN Salatiga optimistis mampu memperluas kontribusinya dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan era digital sekaligus memberikan solusi inovatif bagi kebutuhan masyarakat melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Jurnalis : Fitri Rahayu

administrator
Media Berita Online | Menyampaikan Berita Terkini - Aktual - Terpercaya

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *