Sumur bor yang dibangun melalui Program TMMD ke-127 di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, untuk mendukung kebutuhan irigasi lahan pertanian.
(Dok. TGN/Maulana Rahmadha)

Tandaglobal.news | KediriProgram TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 menghadirkan solusi bagi petani di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, melalui pembangunan sumur bor yang difungsikan untuk memenuhi kebutuhan irigasi lahan pertanian. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu menjaga produktivitas pertanian meski wilayah setempat dilanda musim kemarau.

Pembangunan sumur bor tersebut merupakan hasil kolaborasi Kodim 0809 Kediri, Pemerintah Kabupaten Kediri, Dinas Pertanian dan Perkebunan, serta masyarakat. Berdasarkan informasi pada papan proyek, pembangunan irigasi tanah dangkal itu dikerjakan oleh Kelompok Tani Subur Makmur Gadungan dengan anggaran Rp97 juta yang bersumber dari APBD II.

Sebelum sumur bor dibangun, sebagian besar petani yang membudidayakan jagung, sayuran, dan tebu mengalami kesulitan memperoleh pasokan air saat musim kemarau. Kondisi itu membuat hanya petani yang memiliki pompa diesel pribadi yang tetap dapat mengairi lahannya, sementara petani lainnya terpaksa menghentikan aktivitas tanam akibat keterbatasan air.

Minimnya ketersediaan air tersebut berdampak pada menurunnya produktivitas pertanian sekaligus berkurangnya pendapatan petani. Bahkan, tidak sedikit lahan yang akhirnya dibiarkan tidak ditanami selama musim kemarau karena tidak tersedia sumber air untuk irigasi.

Perwakilan Kelompok Tani Subur Makmur, Doni Rahman, berharap keberadaan sumur bor dapat dimanfaatkan secara bersama oleh seluruh anggota kelompok tani sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kami berharap sumur bor ini bisa dimanfaatkan bersama agar petani tetap bisa bercocok tanam saat musim kemarau,” ujar Doni.

Dengan tersedianya sumber air yang lebih mudah dijangkau, para petani optimistis produktivitas lahan dapat meningkat dan pola tanam berlangsung lebih berkelanjutan sepanjang tahun tanpa bergantung sepenuhnya pada musim hujan.

Keberadaan sumur bor ini juga menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Melalui Program TMMD, pembangunan infrastruktur pertanian seperti ini diharapkan terus berlanjut guna meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Kediri.


Jurnalis: Maulana Rahmadha