
Tandaglobal.news | Kediri — SDN Tertek 1 Pare di Kabupaten Kediri hanya menerima dua peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027. Meski menjadi jumlah penerimaan terendah sejak sekolah berdiri, pihak sekolah memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung optimal tanpa mengurangi kualitas pelayanan pendidikan.
Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) digelar di SDN Tertek 1 yang beralamat di Jalan Panglima Polim Nomor 17, Desa Tertek, Kecamatan Pare, Rabu (15/7/2026). Dua siswa baru, masing-masing satu laki-laki dan satu perempuan, mengikuti seluruh rangkaian kegiatan bersama para guru untuk mulai beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
Karena jumlah peserta didik baru hanya dua orang, sekolah menggabungkan ruang belajar kelas 1 dengan kelas 2. Meski demikian, proses pembelajaran tetap dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Sementara itu, siswa kelas atas mengikuti berbagai kegiatan di halaman sekolah. Sebagian berlatih baris-berbaris sebagai persiapan menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sedangkan siswa lainnya mengikuti permainan edukatif serta pengenalan lingkungan sekolah bersama para guru.
Kepala SDN Tertek 1 Pare, Yulina Ovianti, mengatakan sedikitnya jumlah peserta didik baru tidak akan memengaruhi pelayanan pendidikan di sekolah.
“Walaupun jumlah murid hanya dua anak, pembelajaran tetap berjalan seperti biasa dan pelayanan kepada siswa tidak akan berkurang,” ujar Yulina.
Menurut Yulina, rendahnya jumlah peserta didik baru dipengaruhi banyaknya sekolah dasar yang berada di sekitar SDN Tertek 1. Dalam kawasan yang berdekatan terdapat 11 lembaga pendidikan dasar, baik negeri maupun swasta, sehingga calon peserta didik tersebar ke berbagai sekolah.
“Di sekitar sekolah ada sebelas lembaga pendidikan dasar dengan jarak yang berdekatan, sehingga calon siswa tersebar ke banyak sekolah,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menilai sistem Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini perlu menjadi bahan evaluasi. Mekanisme yang memberikan lebih banyak pilihan sekolah dinilai membuat distribusi peserta didik kurang merata dibandingkan tahun sebelumnya.
“Jumlah pilihan sekolah maupun sistem zonasi perlu dikaji agar jumlah murid antar sekolah bisa lebih merata,” ungkapnya.
Saat ini, SDN Tertek 1 Pare memiliki total 47 siswa dari seluruh jenjang kelas. Sebagai perbandingan, pada tahun ajaran sebelumnya sekolah masih menerima sembilan peserta didik baru, sehingga penurunan pada tahun ini tergolong cukup signifikan.
Meski jumlah peserta didik terus menurun, sekolah tetap didukung delapan tenaga pendidik yang berkomitmen memberikan layanan pendidikan secara maksimal. Pihak sekolah memastikan seluruh kegiatan belajar mengajar akan terus berjalan normal demi menjaga kualitas pendidikan bagi seluruh siswa.

Jurnalis: Roni Ardiansyah




















Tinggalkan Balasan