
Tandaglobalnews | Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengajak para pelajar untuk tidak kehilangan rasa percaya diri meski pernah menjadi sasaran ejekan. Menurutnya, pengalaman tersebut tidak boleh menjadi penghalang untuk meraih cita-cita, melainkan dijadikan motivasi untuk terus berkembang
Pesan itu disampaikan Prabowo saat meninjau Sekolah Rakyat pada Minggu 7 Juni 2026 setelah mendengar cerita seorang siswa bernama Gede Bagus Abimanyu yang mengaku sempat sering diejek teman-temannya ketika masih duduk di bangku sekolah dasar.
Menanggapi hal itu, Prabowo mengatakan bahwa ejekan merupakan pengalaman yang bisa dialami siapa saja. Bahkan, dirinya pun mengaku tidak lepas dari hal tersebut. “Enggak apa-apa diejek. Jangankan kamu, saya sering diejek,” ujar Prabowo di hadapan para siswa.
Ia menekankan bahwa perlakuan buruk dari orang lain tidak seharusnya membuat seseorang merasa rendah diri. Sebaliknya, seseorang harus tetap memiliki hati yang baik dan membalas setiap perlakuan dengan sikap yang santun. “Semakin dihina semakin kau teguh, semakin berani, semakin sopan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengingatkan pentingnya belajar dengan disiplin, menghormati guru, serta mencintai orang tua yang telah bekerja keras demi masa depan anak-anak mereka. Ia menilai pendidikan merupakan salah satu jalan untuk mengubah kondisi kehidupan keluarga menjadi lebih baik.
Selain itu, Prabowo mengajak para siswa untuk menjaga hubungan baik dengan teman, tidak menjelekkan orang lain, dan menghindari sikap saling membenci. Menurutnya, sikap rukun dan saling menghormati menjadi bekal penting dalam meraih kesuksesan.
Di akhir pesannya, Prabowo menyampaikan bahwa banyak orang berhasil meski berasal dari keluarga sederhana. Karena itu, ia meminta para pelajar untuk tidak mudah menyerah dan tetap optimistis menghadapi berbagai tantangan. “Anaknya tidak mau menyerah, anaknya tidak mau putus asa, pasti akan ada kebaikan yang datang,” ujarnya.