KEDIRI, TandaGlobalNews – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris SMA Kabupaten Kediri menggelar workshop bertema “Peningkatan Kompetensi Guru dalam Strategi Penyelesaian TKA” di Auditorium SMAN 2 Pare, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti guru Bahasa Inggris SMA negeri maupun swasta se-Kabupaten Kediri. Workshop menjadi tindak lanjut dari hasil refleksi para guru sekaligus upaya memperkuat kompetensi pendidik dalam mendampingi siswa menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Ketua MGMP Bahasa Inggris SMA Kabupaten Kediri, Irmanovita Trissiana, mengatakan guru membutuhkan strategi yang tepat untuk membantu siswa menghadapi karakter soal TKA. Karena itu, kegiatan tersebut diarahkan agar guru mendapatkan tambahan wawasan sekaligus dapat saling berbagi praktik baik.

“Workshop ini menjadi tindak lanjut dari refleksi guru. Kami ingin meningkatkan kompetensi dan performa guru agar pendampingan kepada siswa dalam menghadapi TKA semakin maksimal,” jelasnya.

Dalam workshop tersebut, guru mendapatkan materi mengenai strategi penyelesaian soal, termasuk cara memahami soal berbentuk teks serta trik mengerjakan secara lebih efektif. Guru juga didorong untuk memperbanyak referensi dan latihan soal yang nantinya dapat diterapkan dalam pembelajaran di kelas.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan Tim Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UNP Kediri sebagai pemateri. Kerja sama dengan perguruan tinggi tersebut menjadi bagian dari upaya MGMP memperkaya perspektif guru dalam menyiapkan pembelajaran.

Kepala SMAN 2 Pare, Bambang Yulianto, mengatakan peningkatan kapasitas guru menjadi bagian penting dalam menghadapi asesmen yang akan dijalani siswa. Menurutnya, guru tidak hanya perlu memahami materi, tetapi juga harus mampu memilih pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

“Guru perlu terus meningkatkan kompetensinya. Melalui kegiatan seperti ini, strategi yang diperoleh dapat diterapkan dalam pembelajaran sehingga pendampingan kepada siswa menjadi lebih terarah,” kata Bambang.

Selain mendapatkan materi, para guru juga dapat melakukan belajar bersama dan bertukar pengalaman mengenai metode pembelajaran maupun strategi menghadapi TKA.

Bambang berharap hasil workshop tidak berhenti pada kegiatan sehari. Pengetahuan dan strategi yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan oleh masing-masing guru di sekolah sehingga memberikan dampak langsung terhadap proses pembelajaran.

Reporter: Maulana Rahmadha
Editor: Rizky Rusdiyanto