Dalam proses penanganan, petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam berkapasitas 5.000 liter dengan lima personel. Proses pemadaman dilanjutkan dengan pendinginan hingga sekitar pukul 07.45 WIB untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Namun, sebanyak 50 ekor kambing yang berada di dalam kandang dilaporkan mati karena tidak sempat dievakuasi saat api membesar.
“Tidak ada korban manusia dalam kejadian ini. Namun puluhan kambing yang berada di dalam kandang tidak dapat diselamatkan saat api membesar dengan cepat,” tambah Kaleb.
Akibat peristiwa tersebut, total kerugian diperkirakan mencapai Rp170 juta. Sementara itu, aset yang berhasil diselamatkan petugas ditaksir bernilai sekitar Rp10 juta.
Pihak terkait mengimbau masyarakat untuk memastikan sisa pembakaran maupun bara api benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kebakaran serupa, terutama pada musim kemarau ketika material di sekitar lokasi lebih mudah terbakar.




















Tinggalkan Balasan