Tandaglobal.news | KEDIRI — Harga emas kembali mengalami kenaikan pada perdagangan Rabu (15/7/2026). Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat, khususnya bagi mereka yang menjadikan emas sebagai instrumen investasi jangka panjang maupun aset pelindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi.

Berdasarkan perkembangan harga terbaru, emas Logam Mulia Antam pecahan 1 gram kini mencapai Rp2.635.000, atau naik Rp20.000 dibandingkan hari sebelumnya. Sementara itu, emas UBS di Pegadaian dibanderol Rp2.620.000 per gram, sedangkan Galeri24 berada di angka Rp2.608.000 per gram.

Seorang pedagang emas di Kota Kediri yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, kenaikan harga emas dalam beberapa hari terakhir dipengaruhi oleh berbagai faktor global. Di antaranya pergerakan harga emas dunia, penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat, kondisi geopolitik, hingga fluktuasi nilai tukar rupiah yang turut memengaruhi harga emas di dalam negeri.

Menurutnya, kenaikan harga emas biasanya membuat masyarakat yang telah lama menyimpan emas memilih menjual karena nilai jualnya meningkat. Sebaliknya, sebagian calon pembeli memutuskan menunda transaksi sambil menunggu harga kembali stabil.

“Kalau harga emas naik, biasanya lebih banyak masyarakat yang datang untuk menjual. Sedangkan pembeli baru cenderung menunggu sampai harga lebih bersahabat,” ujarnya.

Meski demikian, minat masyarakat terhadap investasi emas dinilai masih tetap tinggi. Emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang dianggap aman karena mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang.

“Investasi emas tetap menarik, apalagi bagi masyarakat yang memiliki dana lebih. Fluktuasi harga merupakan hal yang biasa, tetapi dalam jangka panjang nilainya cenderung terus meningkat,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar membeli emas di gerai resmi atau penjual terpercaya untuk memastikan keaslian produk serta memperoleh jaminan kualitas.

Dengan harga yang kembali menguat, masyarakat diharapkan mempertimbangkan tujuan investasinya sebelum memutuskan membeli maupun menjual emas. Selama ketidakpastian ekonomi global masih berlangsung, emas diperkirakan tetap menjadi salah satu aset investasi yang diminati masyarakat.


Jurnalis: Maya Rahmawati