Ekonomi Hijau Makin Menarik, Sandiaga Uno Siap Berinvestasi

Sandiaga Salahuddin Uno menunjukkan ketertarikan besar terhadap sektor ekonomi hijau yang dinilainya akan menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia pada masa depan. (facebook/Sandiaga Salahuddin Uno)

TandaGlobal.news | JAKARTA – Pengusaha sekaligus investor Sandiaga Salahuddin Uno menunjukkan ketertarikan besar terhadap sektor ekonomi hijau yang dinilainya akan menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia pada masa depan. Selain aktif mendorong pengembangan ekonomi berkelanjutan, Sandiaga juga dikabarkan tengah menjajaki investasi strategis di perusahaan jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU).

Dalam forum MUTU Green Economic Series 2026 di Jakarta, Sandiaga menegaskan bahwa ekonomi hijau bukan sekadar tren global, melainkan arah strategis pembangunan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menciptakan lapangan kerja baru. Menurutnya, Indonesia memiliki modal besar berupa kekayaan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati yang dapat menjadi fondasi pengembangan ekonomi berkelanjutan.

“Dulu sustainability sering dianggap sebagai biaya. Hari ini sustainability menjadi faktor yang menentukan akses pasar, akses pendanaan, dan daya saing perusahaan,” ujar Sandiaga Uno dikutip dari Wartakota, Kamis (4/6/2026).

Sandiaga mengatakan sangat optimistis soal ekonomi hijau saat menghadiri kegiatan tersebut. Ia menilai kombinasi inovasi, pembiayaan hijau, dan reformasi kebijakan dapat mengubah tantangan perubahan iklim menjadi peluang ekonomi baru bagi Indonesia.

Ekonomi hijau mencakup berbagai sektor strategis seperti energi terbarukan, pengelolaan limbah, kehutanan berkelanjutan, ekonomi karbon, hingga teknologi rendah emisi. Salah satu peluang yang dinilai sangat menjanjikan adalah pengembangan pasar karbon yang mulai berkembang pesat di Indonesia.

Berdasarkan sejumlah kajian yang dikutip Sandiaga, potensi ekonomi hijau Indonesia dalam jangka panjang diperkirakan mencapai Rp3.000 triliun hingga Rp4.000 triliun. Potensi tersebut berasal dari pengembangan energi bersih, perdagangan karbon, dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap sektor hijau, Sandiaga disebut segera bergabung dengan PT Mutuagung Lestari Tbk setelah proses uji tuntas investasi mendekati tahap finalisasi. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk kepercayaan terhadap prospek bisnis yang berkaitan dengan sertifikasi, verifikasi keberlanjutan, serta infrastruktur pendukung ekonomi hijau di Indonesia.

Berita Terkait  Mappadeceng Resmi Diluncurkan, Perizinan UMKM di Maros Kini Lebih Cepat dan Mudah

Sandiaga juga mendorong pemerintah untuk memperkuat regulasi dan insentif guna mempercepat transformasi ekonomi hijau nasional. Menurutnya, kebijakan yang komprehensif akan membantu menarik investasi baru sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja hijau bagi masyarakat Indonesia.

administrator

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *