
Tandaglobal.news | Kediri — Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama mahasiswa dan pelajar, untuk mengambil peran dalam mewujudkan koperasi yang modern, inovatif, dan berdaya saing. Ajakan tersebut disampaikan saat menjadi inspektur Upacara Peringatan Hari Koperasi ke-79 bertema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya” di Halaman Kampus Universitas Nusantara PGRI Kediri, Rabu (15/7/2026).
Dalam amanatnya, Vinanda menegaskan bahwa koperasi tidak lagi dapat dipandang hanya sebagai tempat simpan pinjam atau sekadar wadah berkumpul anggota. Menurutnya, koperasi memiliki posisi strategis sebagai penggerak ekonomi kerakyatan yang mampu membuka akses permodalan bagi pelaku usaha kecil, meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, sekaligus memperkuat daya saing.
Pemerintah Kota Kediri terus memperkuat ekosistem perkoperasian melalui berbagai program. Saat ini terdapat 157 Koperasi RW, 46 Koperasi Kelurahan Merah Putih yang telah memiliki tiga gerai, serta 235 koperasi aktif yang bergerak di berbagai sektor usaha. Berkurangnya jumlah koperasi dibandingkan beberapa tahun sebelumnya merupakan bagian dari proses penyehatan dan penataan kelembagaan agar koperasi yang tersisa benar-benar sehat, aktif, dan memberikan manfaat bagi para anggotanya.
“Kita tidak sedang mengejar banyaknya jumlah koperasi, tetapi menghadirkan koperasi yang sehat, aktif, profesional, dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Vinanda menjelaskan, pada 2025 jumlah usaha mikro di Kota Kediri mencapai 10.322 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.044 usaha mikro atau sekitar 10,2 persen dari usaha mikro binaan pemerintah berhasil meningkatkan omzet usahanya. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa sinergi antara koperasi, UMKM, dan pemerintah mampu menciptakan peluang yang lebih besar bagi masyarakat untuk mengembangkan usahanya.
Ia menilai keberlanjutan koperasi sangat bergantung pada keterlibatan generasi muda. Karena itu, perguruan tinggi, mahasiswa, dan pelajar diharapkan dapat menjadi bagian dari transformasi koperasi menuju model usaha yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Koperasi modern adalah koperasi yang memanfaatkan teknologi, dikelola secara profesional, mampu membaca pasar, dan menjadi rumah bagi lahirnya inovasi anak-anak muda,” tuturnya.
Vinanda juga mendorong mahasiswa dan pelajar untuk mulai terlibat sebagai anggota maupun pengurus koperasi. Dengan bekal ilmu pengetahuan serta penguasaan teknologi digital, generasi muda diyakini mampu menghadirkan berbagai inovasi usaha yang dibutuhkan masyarakat. Selain itu, ia berharap kampus-kampus di Kota Kediri dapat menjadi tempat lahirnya koperasi modern sekaligus ruang belajar kepemimpinan, pengelolaan usaha, dan penguatan kolaborasi.
Menutup amanatnya, Vinanda mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Koperasi ke-79 sebagai momentum memperkuat komitmen dalam membangun koperasi yang semakin profesional, inovatif, modern, dan semakin dicintai masyarakat.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Koperasi ke-79 ini sebagai momentum memperkuat komitmen dalam menghadirkan koperasi yang semakin modern, profesional, inovatif, dan dicintai masyarakat,” ungkapnya.



Jurnalis: Rizky Rusdiyanto




















Tinggalkan Balasan