Ditinggal Keluar Rumah, Tungku Kayu Bakar Picu Kebakaran di Kepung

Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang melalap rumah warga di Dusun Kencong Tengah, Kepung, Kediri. (dok. Istimewa/ 2 foto digabungkan menjadi 1 foto landscape)

Tandaglobalnews KEDIRI – Sebuah rumah warga di Dusun Kencong Tengah, Desa Kencong, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, mengalami kebakaran pada Minggu (21/6/2026) malam. Kebakaran diduga dipicu api dari tungku kayu bakar yang masih menyala saat pemilik rumah meninggalkan rumah.

Peristiwa tersebut dilaporkan warga kepada petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 19.37 WIB. Mendapat laporan itu, Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 19.40 WIB dan tiba sekitar 10 menit kemudian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, api pertama kali muncul dari area dapur. Saat itu pemilik rumah diketahui tengah memasak menggunakan tungku kayu bakar sebelum keluar rumah. Api yang tidak terpantau kemudian dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian lain bangunan.

“Kebakaran diduga berasal dari tungku kayu bakar yang masih menyala saat pemilik rumah meninggalkan rumah. Api kemudian membesar dan membakar ruangan dapur serta dua kamar,” ujar Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono.

Petugas pemadam kebakaran menerjunkan dua unit armada dari Pos Pare dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter serta enam personel untuk melakukan pemadaman. Upaya pemadaman berlangsung selama lebih dari satu jam hingga api berhasil dikendalikan dan dipastikan padam sesuai prosedur operasional.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp15 juta.

Meski demikian, respons cepat petugas berhasil mencegah api meluas ke bagian bangunan lainnya. Nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp50 juta.

Petugas mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan tungku maupun sumber api lainnya di dalam rumah. Pengawasan yang kurang saat memasak dapat meningkatkan risiko kebakaran, terutama pada bangunan yang masih banyak menggunakan material mudah terbakar.

Baca Juga  Kolaborasi antara Polisi dan Petani Jagung di Pare Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Jurnalis : Wildan Wahid Hasyim

administrator
Media Berita Online | Menyampaikan Berita Terkini - Aktual - Terpercaya

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *