
Tandaglobal.news | KEDIRI – Sebuah pohon beringin di area makam Dusun Ngasem, Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri terbakar pada Kamis (9/7/2026) malam. Berkat respons cepat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri, api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke area sekitar.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang melihat kobaran api membesar di kawasan makam. Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa, yang selanjutnya meneruskan informasi ke Pos Damkar Grogol.
Laporan diterima petugas dari Handi sekitar pukul 18.50 WIB. Tiga menit kemudian, tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Grogol diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 18.53 WIB dan tiba sekitar pukul 19.10 WIB.
Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima petugas di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh tindakan pembakaran yang dilakukan oleh orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
“Berdasarkan keterangan yang kami terima di lapangan, api diduga berasal dari pembakaran yang dilakukan oleh seorang ODGJ. Saat diketahui warga, api sudah membesar sehingga segera dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke Pos Damkar Grogol,” ujar Kaleb.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman menggunakan satu unit armada Damkar Pos Grogol berkapasitas 5.000 liter dengan dukungan lima personel.
Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam lebih. Selain memadamkan kobaran api, petugas juga melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali.
“Tim langsung melakukan pemadaman dan pendinginan sesuai prosedur yang berlaku. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dengan aman sehingga tidak sampai merambat ke area lain di sekitar lokasi,” kata Kaleb.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Selain itu, tidak dilaporkan adanya kerugian material akibat kebakaran tersebut.
Kaleb mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan potensi kebakaran maupun aktivitas yang berisiko memicu kebakaran, terutama di kawasan yang banyak ditumbuhi vegetasi kering.
“Kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dan segera melapor apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan lingkungan sekitar. Respons cepat dari masyarakat sangat membantu petugas dalam mencegah kebakaran meluas,” pungkasnya.
Jurnalis: Wildan Wahid Hasyim