Jari Bengkak Akibat Cincin Tersangkut, Damkar Pare Evakuasi Anak dengan Gerinda Mini

Petugas Damkar Pare membantu melepaskan cincin yang tersangkut di jari seorang anak menggunakan gerinda mini. Proses evakuasi berlangsung aman
tanpa menimbulkan luka tambahan. (Dok. Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri)

Tandaglobal.news | Kediri – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri kembali menunjukkan perannya dalam layanan penyelamatan nonkebakaran. Kali ini, petugas membantu melepaskan cincin yang tersangkut di jari seorang anak hingga menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri.

Peristiwa tersebut terjadi di Pos Damkar Pare pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 18.35 WIB. Seorang anak bernama Khadra, warga Desa Bendolor, Kecamatan Pare, datang bersama keluarganya untuk meminta bantuan setelah cincin yang melingkar di jari telunjuk tangan kirinya tidak dapat dilepas.

Karena kondisi jari korban mulai membengkak, upaya pelepasan secara manual tidak memungkinkan dilakukan. Untuk mencegah risiko cedera yang lebih serius, petugas Damkar segera melakukan penanganan menggunakan peralatan khusus.

Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan petugas bergerak cepat setelah menerima laporan dari korban yang datang langsung ke Pos Damkar Pare.

“Petugas Damkar Pare menerima laporan dari seorang anak yang datang dengan kondisi jari telunjuk tangan kirinya membengkak akibat cincin yang tidak bisa dilepas. Karena sudah menimbulkan rasa nyeri, petugas segera melakukan penanganan menggunakan peralatan khusus agar cincin dapat dilepas dengan aman,” kata Kaleb.

Dalam proses evakuasi, petugas menggunakan gerinda mini dan tang potong untuk memutus cincin yang menjepit jari korban. Seluruh proses dilakukan secara hati-hati guna menghindari luka tambahan pada jari korban.

Penanganan berlangsung kurang dari 30 menit. Setelah cincin berhasil dipotong, petugas segera melepaskannya dari jari korban dan memastikan kondisi korban tetap aman.

“Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati menggunakan gerinda mini dan tang potong. Alhamdulillah cincin berhasil dilepas tanpa menimbulkan luka tambahan pada korban dan seluruh penanganan berjalan sesuai standar operasional prosedur,” ujarnya.

Baca Juga  Dinas Pendidikan Siapkan 25 Guru untuk Sekolah Rakyat Kabupaten Kediri, Fasilitas Asrama Siap Digunakan

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka ringan berupa pembengkakan pada jari. Tidak ada korban luka berat maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kaleb mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan melepas cincin secara mandiri apabila jari sudah mengalami pembengkakan. Menurutnya, penanganan oleh petugas akan lebih aman dan dapat meminimalkan risiko cedera.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan melepas cincin sendiri apabila jari sudah mengalami pembengkakan. Segera minta bantuan petugas agar penanganan dapat dilakukan dengan aman dan risiko cedera bisa diminimalkan,” pungkasnya.


Jurnalis: Wildan Wahid Hasyim

administrator

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *