
Tandaglobal.news | NGAWI – Menjelang Bulan Suro, polisi mulai memperketat pengawasan kendaraan bermotor di wilayah Widodaren, Kabupaten Ngawi. Dalam razia yang menyasar lingkungan sekolah, petugas mengamankan 10 sepeda motor milik pelajar yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar.
Penertiban ini dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama saat aktivitas warga cenderung meningkat selama Bulan Suro, termasuk berbagai kegiatan tradisi dan agenda perguruan silat.
Kapolsek Widodaren, AKP M. Farid Suharta, mengatakan pihaknya memfokuskan razia di titik-titik yang sering menjadi lokasi berkumpulnya pelajar dengan kendaraan modifikasi.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah sepeda motor yang menggunakan knalpot brong. Kendaraan tersebut kemudian diamankan untuk proses penindakan lebih lanjut.
Para pemilik diwajibkan mengganti knalpot dengan standar pabrikan sebelum kendaraan dapat diambil kembali. Selain penindakan, polisi juga memberikan pembinaan kepada pelajar terkait pentingnya keselamatan berkendara dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
“Kami terus mengedepankan upaya preventif dan penegakan hukum secara humanis agar masyarakat dapat menjalankan seluruh rangkaian kegiatan Bulan Suro dengan aman, tertib, dan nyaman,” ujar AKP M. Farid Suharta.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Dukungan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Kabupaten Ngawi, khususnya wilayah Widodaren,” lanjutnya.
Polisi juga mengingatkan peran orang tua dalam mengawasi penggunaan kendaraan oleh anak-anak, termasuk memastikan tidak ada modifikasi yang melanggar aturan maupun membahayakan keselamatan di jalan.
Dengan sinergi antara kepolisian, orang tua, dan masyarakat, kondisi keamanan dan ketertiban di wilayah Ngawi diharapkan tetap terjaga selama Bulan Suro berlangsung.