Ribuan peserta memadati Pare Bhayangkara Run 2026 yang digelar Polres Kediri dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Kediri.(Dok. Maulana Rahmadha/Tandaglobalnews)

Tandaglobal.news | KEDIRI – Antusiasme masyarakat mengikuti Pare Bhayangkara Run 2026 yang digelar Polres Kediri bekerja sama dengan KONI Kabupaten Kediri membludak. Sebanyak 1.300 peserta tercatat ambil bagian dalam ajang lari 5 kilometer yang diselenggarakan pada Minggu (21/6/2026) dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan jumlah peserta yang mendaftar jauh melampaui target awal panitia. Semula kegiatan hanya ditargetkan diikuti sekitar 800 peserta, namun tingginya minat masyarakat membuat kuota ditambah hingga 1.000 peserta sebelum akhirnya ditutup.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Awalnya target kami 800 peserta, kemudian dibulatkan menjadi 1.000 peserta karena permintaan terus bertambah. Namun akhirnya pendaftaran harus ditutup karena keterbatasan waktu persiapan medali dan jersi,” ujar AKBP Bramastyo.

Menurutnya, peserta tidak hanya berasal dari wilayah Kediri, tetapi juga datang dari berbagai daerah lain seperti Surabaya, Semarang, Bandung hingga Bogor. Kegiatan tersebut juga diikuti unsur TNI-Polri dan masyarakat umum tanpa pembatasan kategori usia.

Kapolres menjelaskan, peserta termuda yang mengikuti kegiatan tersebut masih duduk di bangku Sekolah Dasar kelas 3, sedangkan peserta paling senior berusia di atas 60 tahun. Hal itu menunjukkan bahwa olahraga lari dapat dinikmati seluruh kalangan.

Pare Bhayangkara Run 2026 mengambil rute sejauh 5 kilometer dengan titik start di depan Polres Kediri, kemudian melintasi kawasan Tulungrejo Kampung Inggris Pare sebelum kembali finis di depan Polres Kediri.

AKBP Bramastyo menuturkan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui kegiatan positif.

Ia berharap tingginya part isipasi masyarakat menjadi modal untuk menghadirkan kegiatan serupa dengan skala yang lebih besar pada tahun-tahun mendatang.

Jurnalis : Maulana Rahmadha