
Foto : (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)
Tandaglobalnews | Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memanggil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan dan ekonom senior sekaligus mantan Menteri Keuangan Chatib Basri ke Istana Kepresidenan RI, Jakarta, pada Selasa sore.
Keduanya tiba bersamaan di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 15.30 WIB. Namun, baik Luhut maupun Chatib memilih tidak banyak memberikan keterangan kepada awak media terkait agenda pertemuan yang akan berlangsung dengan Presiden Prabowo.
Meski demikian, Chatib membenarkan bahwa kedatangannya ke Istana merupakan bagian dari pemanggilan yang dilakukan oleh Presiden.
Selain menerima Luhut dan Chatib Basri, Presiden Prabowo juga menggelar rapat terbatas bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait pada hari yang sama.
Sebelumnya, pada Selasa siang, Presiden menerima surat kepercayaan dari sejumlah duta besar negara sahabat di Istana Merdeka. Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan wartawan, terdapat sembilan duta besar yang menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden pada hari tersebut.
Agenda diplomatik itu melanjutkan kegiatan serupa yang telah berlangsung sehari sebelumnya. Pada Senin (8/6), Presiden Prabowo menerima surat kepercayaan dari delapan duta besar negara sahabat, di antaranya dari Sri Lanka, Filipina, Korea Selatan, Ceko, Palestina, Yunani, Lebanon, dan Saint Lucia.
Prosesi penyerahan surat kepercayaan di Istana Merdeka turut dihadiri tiga Wakil Menteri Luar Negeri, yakni Anis Matta, Arrmanatha Christiawan Nasir, dan Arif Havas Oegroseno. Hadir pula Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Pertemuan Presiden dengan Luhut dan Chatib Basri menarik perhatian publik mengingat keduanya merupakan tokoh yang memiliki pengaruh besar dalam perumusan kebijakan ekonomi nasional. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai materi pembahasan yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut.




















Tinggalkan Balasan