KEDIRI, TandaGlobalNews –
Rangkaian Ekspresi Hari Santri Kabupaten Kediri 2026 berlangsung meriah dengan digelarnya Street Parade Drumband pada Sabtu (3/10/2026). Sebanyak 12 grup drumband dari berbagai jenjang pendidikan ikut ambil bagian dalam kegiatan yang terbuka bagi peserta dari berbagai daerah tersebut.
Peserta berasal dari jenjang SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA. Sejak pagi, penampilan para peserta mampu menarik perhatian masyarakat yang datang untuk menyaksikan langsung kreativitas dan kemampuan para peserta di bidang drumband.
Panitia kegiatan, Zahara, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang bagi para peserta untuk bertemu, berlatih bersama, sekaligus mempererat silaturahmi dalam momentum Hari Santri.
“Pesertanya sangat antusias. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menjalin silaturahmi sekaligus memberikan motivasi kepada para peserta agar terus belajar dan berlatih,” katanya.
Menurutnya, kegiatan bersifat terbuka sehingga peserta tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Kediri. Keikutsertaan peserta dari luar daerah menunjukkan bahwa kegiatan tersebut mendapat perhatian dari berbagai kalangan.
Selain Street Parade Drumband, rangkaian kegiatan juga diisi dengan Individual Contest serta Festival Banjari. Untuk kategori drumband grup, peserta terbagi dalam beberapa klasemen, di antaranya Brass, Non-Brass, Melodi dan Elektrik.
Peserta kegiatan juga tidak hanya berasal dari Kabupaten Kediri. Dalam rangkaian lomba tersebut terdapat peserta dari luar daerah, termasuk dua grup dari MI Ngantru, Tulungagung.
Salah satu peserta yang turut ambil bagian adalah grup drumband dari MAN 2 Kabupaten Kediri. Pembina drumband MAN 2 Kabupaten Kediri, Muhammad Arsyad, mengatakan para siswa telah mempersiapkan penampilan secara khusus selama sekitar satu bulan.
Latihan dilakukan dengan menyisihkan waktu di sela-sela kegiatan sekolah, termasuk setelah pulang sekolah, hari libur maupun hari besar. Persiapan tersebut melibatkan sekitar 45 hingga 50 siswa dari kelas 10, 11 dan 12.
“Persiapannya kurang lebih satu bulan. Anak-anak latihan setiap hari dengan menyisihkan waktu setelah sekolah, termasuk ketika hari libur. Kami berusaha menyiapkan penampilan semaksimal mungkin,” jelas Arsyad.
Dalam penampilannya, MAN 2 Kabupaten Kediri membawakan lagu “Ya Lal Wathon” yang telah dikemas dengan sejumlah variasi untuk memberikan warna berbeda dalam pertunjukan.
Sebelum mengikuti kegiatan tersebut, grup drumband MAN 2 Kabupaten Kediri juga telah memiliki pengalaman tampil dalam sejumlah ajang, di antaranya Kediri Marching Competition di GOR Joyoboyo dan ajang Harmoni.
Arsyad menilai suasana kegiatan Hari Santri tahun ini cukup meriah. Antusiasme peserta maupun masyarakat yang hadir menjadi pengalaman tersendiri bagi para siswa.
“Kesannya sangat meriah dan membahagiakan. Harapannya kemampuan dan performa anak-anak terus berkembang dan ke depan bisa tampil lebih baik lagi,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, panitia berharap Ekspresi Hari Santri dapat terus menjadi ruang bagi para santri dan pelajar untuk mengembangkan minat serta bakat, khususnya di bidang seni dan kreativitas.
Zahara menambahkan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus digelar secara rutin setiap tahun dengan melibatkan lebih banyak peserta maupun masyarakat.
“Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus diselenggarakan setiap tahun dan menjadi wadah kreativitas bagi santri maupun siswa untuk mengembangkan bakatnya,” pungkasnya.
Reporter: Maulana Rahmadha
Editor: Rizky Rusdiyanto



















Tinggalkan Balasan