

KEDIRI, Tandaglobal.news — Sebanyak 121 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya, Senin (24/8/2026).
Pelantikan tersebut mencakup tiga pejabat pimpinan tinggi pratama, 47 pejabat administrator, dan 71 pejabat pengawas.
Sejumlah pejabat juga mendapatkan penugasan baru di berbagai perangkat daerah dan wilayah kecamatan.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dan menjalankan amanah dengan maksimal.
Ia menegaskan, promosi maupun mutasi jabatan bukan sesuatu yang perlu dirayakan secara berlebihan, melainkan tanggung jawab baru yang harus dibuktikan melalui kinerja.
“Saya mengucapkan selamat kepada panjenengan semua. Yang terpenting segera beradaptasi dengan tugas barunya dan tidak perlu dirayakan secara berlebihan,” kata Bupati Kediri.
Menurut Mas Dhito, dari proses pengisian jabatan kali ini masih terdapat sejumlah posisi yang belum terisi.
Ia menyebut, setelah pelantikan 121 pejabat, masih ada sekitar 60-an posisi yang perlu diisi secara bertahap.
Pemerintah Kabupaten Kediri menegaskan, proses mutasi dan promosi dilakukan dengan mempertimbangkan kinerja serta hasil yang telah terukur.
Ia mengaku berupaya mengesampingkan faktor suka atau tidak suka dalam menentukan pejabat yang menduduki posisi tertentu.
“Saya memilih Bapak Ibu semua itu berdasarkan kinerja dan berdasarkan hasil yang sudah terukur,” terangnya.
Ia pun meminta para pejabat yang mendapat promosi untuk memandang jabatan sebagai sebuah amanah.
Sementara bagi pejabat yang mendapatkan mutasi namun merasa kurang nyaman dengan penugasan barunya, Mas Dhito meminta agar menjadikannya sebagai momentum untuk melakukan evaluasi diri.
“Bagi yang promosi, ini amanah. Ini saya dipercaya kembali, ini saya harus melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Mas Dhito juga mengingatkan seluruh pejabat agar menjaga kekompakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri.
Menurutnya, para aparatur sipil negara yang bertugas di lingkungan Pemkab Kediri akan menjalankan pengabdian dalam waktu yang panjang sehingga soliditas menjadi hal penting.
Selain itu, ia menegaskan bahwa kinerja para pejabat menjadi perhatian pemerintah daerah.
Evaluasi tidak hanya dilakukan berdasarkan hasil pekerjaan, tetapi juga bagaimana seorang pejabat membangun hubungan kerja dengan lingkungan di sekitarnya.
“Apa pun posisi panjenengan hari ini, panjenengan adalah orang-orang yang hampir setiap malam namanya dibaca oleh Bupati, dicek, diperiksa bagaimana kinerjanya, bagaimana hubungan 360 derajat. Jadi saya tahu, sedikit banyak akhirnya saya tahu,” terang Dhito.
Karena itu, ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik tidak larut dalam persoalan mutasi maupun promosi.
Mereka diminta segera bekerja dan memberikan kontribusi terbaik sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
“Sekali lagi saya minta Bapak Ibu semua yang dilantik untuk segera bekerja dan segera beradaptasi,” pungkasnya.
Berdasarkan daftar resmi pelantikan, 121 pejabat yang dilantik menempati berbagai posisi mulai dari jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator hingga pengawas di sejumlah organisasi perangkat daerah dan kecamatan di Kabupaten Kediri.




















Tinggalkan Balasan