Kediri,Tandaglobal.news-Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak menilai forum sinergi perempuan yang melibatkan TP PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), dan Perwosi se-Bakorwil I Madiun merupakan forum yang sangat strategis.

Hal itu disampaikan dalam Forum Sinergi Perempuan TP PKK, DWP, GOW, dan Perwosi se-Bakorwil I Madiun yang digelar di Balai Kota Kediri Senin (10/8/2026). Di mana, Kota Kediri menjadi tuan rumah dalam kegiatan tersebut.

Secara kuantitas Jawa Timur memiliki jumlah kabupaten/kota terbanyak di Indonesia dengan wilayah yang luas dan karakter masyarakat yang beragam. Kondisi tersebut turut membentuk subkultur yang berbeda-beda di setiap daerah. Karena itu, diperlukan ruang bersama untuk saling berbagi pengalaman dan praktik baik.

“Pertemuan ini membahas hal-hal strategis. Jadi Ibu-ibu bisa studi kasus atau studi banding baik dari PKK, Dekranasda, dan lainnya. Membangun Jawa Timur ini tidak bisa dengan konsep sendiri-sendiri harus bersama-sama,” ujar Arumi Bachsin.

Lebih lanjut, Arumi Bachsin Emil Dardak menekankan, pentingnya penguatan pembangunan manusia atau human capital, khususnya dalam mempersiapkan generasi saat ini menuju Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi generasi saat ini berbeda dengan generasi sebelumnya karena mereka tumbuh di tengah berbagai kemudahan dan perkembangan teknologi.

“Harapannya forum strategis ini dapat dimanfaatkan tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai ruang untuk melakukan studi banding, berbagi pengalaman, serta memperkuat sinergi antardaerah dalam membangun kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada TP PKK Kota Kediri yang telah melaunching SIM PKK. Dia berharap, SIM PKK ini dapat membantu dan mempermudah sistem pelaporan PKK. SIM PKK ini dapat memberikan solusi agar jenjang pelaporan PKK ini jauh lebih simpel serta dapat diakses seluruh kader dimanapun dan kapanpun.

“Kami TP PKK Provinsi hanya bisa menginisiasi. Semoga ini benar-benar bisa membantu karena buku-buku di PKK ini sangat banyak sekali,” ungkapnya.

Editor: Rizky Rusdiyanto