Kediri, Tandaglobal.news Pelaksanaan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Madya dan Wira yang digelar di Lapangan Desa Tulungrejo, kawasan Kampung Inggris, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Rabu (29/07/2026), tidak hanya menjadi ajang pembinaan karakter bagi para pelajar, tetapi juga membawa berkah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan.

Jumbara yang diselenggarakan oleh PMI Kabupaten Kediri tersebut diikuti puluhan kontingen PMR dari jenjang SMP, MTs, SMA, SMK, hingga MAN se-Kabupaten Kediri.

Kehadiran ratusan peserta, pembina, panitia, dan pendamping membuat kawasan sekitar arena kegiatan dipadati pengunjung sehingga aktivitas perdagangan masyarakat ikut meningkat.

Salah seorang pedagang makanan dan minuman di sekitar lokasi, Nurul, mengaku omzet penjualannya mengalami peningkatan selama pelaksanaan Jumbara.

Ramainya peserta yang datang dari berbagai sekolah membuat dagangannya lebih cepat habis dibandingkan hari-hari biasa.

“Alhamdulillah selama ada Jumbara pembeli jauh lebih ramai. Banyak peserta, pembina, dan pendamping yang membeli makanan maupun minuman. Pendapatan saya juga meningkat dibandingkan hari biasa,” ujar Nurul.

Menurut Nurul, kegiatan berskala kabupaten seperti Jumbara menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memperoleh tambahan penghasilan.

Selain meningkatkan jumlah pembeli, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan produk dagangan kepada masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kediri.

Hal senada disampaikan sejumlah pedagang lain yang berjualan di sekitar lokasi.

Mereka berharap agenda yang menghadirkan banyak peserta seperti Jumbara dapat terus digelar secara rutin karena memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil.

Sementara itu, Jumbara PMR tingkat Madya dan Wira menghadirkan berbagai kegiatan kepalangmerahan, mulai dari pertolongan pertama, dapur umum, traveling, kesehatan remaja, hingga sejumlah perlombaan yang bertujuan membentuk karakter, meningkatkan jiwa kepemimpinan, serta menumbuhkan semangat kemanusiaan di kalangan pelajar.

Selain menjadi sarana pembinaan generasi muda, pelaksanaan Jumbara juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Meningkatnya aktivitas di kawasan Kampung Inggris selama kegiatan berlangsung membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan sehingga kegiatan pendidikan dan kemanusiaan tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.