
Kediri, Tandaglobal.news — Keberadaan Warung Madura yang beroperasi selama 24 jam semakin menjadi pilihan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di wilayah Pare, Kabupaten Kediri, warung kelontong milik perantau Madura tetap melayani pelanggan tanpa mengenal waktu, mulai pagi, siang, malam, hingga dini hari, Senin (3/8/2026).
Selain dikenal buka tanpa henti, Warung Madura juga menawarkan berbagai kebutuhan pokok dalam satu tempat. Mulai dari sembako, makanan ringan, minuman, rokok, perlengkapan mandi, hingga bensin eceran yang menjadi pelengkap layanan bagi masyarakat.
Samsul selaku salah seorang pengelola Warung Madura di Pare mengatakan sistem operasional selama 24 jam dijalankan secara bergantian bersama anggota keluarga agar pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan.
“Kami buka 24 jam supaya masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan kapan saja. Biasanya kami bergantian menjaga warung agar pelayanan tetap maksimal,” ujarnya.
Menurutnya, jam operasional yang panjang membuat warung kerap menjadi tujuan warga yang membutuhkan barang secara mendadak, terutama pada malam hingga dini hari saat banyak toko lain sudah tutup.
Warung Madura juga memiliki ciri khas dalam penataan barang. Berbagai produk disusun rapi di etalase kaca sehingga memudahkan pelanggan mencari kebutuhan mereka. Lokasi yang berada dekat permukiman turut menjadi nilai tambah karena mudah dijangkau masyarakat.
Meski kini banyak minimarket modern bermunculan, Samsul menilai Warung Madura tetap memiliki pelanggan setia. Selain harga yang bersaing, hubungan yang akrab antara penjual dan pembeli menjadi salah satu alasan masyarakat masih memilih berbelanja di warung tradisional tersebut.
“Kami berusaha melayani pembeli dengan ramah. Banyak pelanggan yang sudah menjadi langganan, jadi hubungan kami seperti keluarga sendiri,” katanya.
Keberadaan Warung Madura tidak hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga menjadi penopang kebutuhan masyarakat di luar jam operasional toko pada umumnya. Dengan etos kerja yang tinggi dan pelayanan tanpa henti, warung ini terus menjadi salah satu roda penggerak ekonomi masyarakat di wilayah Pare dan sekitarnya.




















Tinggalkan Balasan