


Semangat yang sama juga dirasakan para peserta. Salah satu semi-finalis Panji, Krisnorik, mengaku telah mengerahkan waktu dan tenaga agar dapat tampil maksimal di hadapan dewan juri.
“Saya tidak ingin setengah-setengah. Harapannya tentu lolos, karena motivasi terbesar saya adalah bisa berkontribusi nyata untuk pariwisata Kediri. Perjalanan sampai di titik ini butuh fokus penuh,” ujarnya.
Sementara itu, semi-finalis Galuh, Rima, memilih menghadirkan konsep penampilan yang memadukan tiga cabang seni sekaligus sebagai bentuk keseriusannya menghadapi persaingan.
“Persaingan sangat ketat, jadi persiapannya pun harus ekstra maksimal. Saya mencurahkan segalanya untuk menyiapkan penampilan khusus yang menggabungkan wayang, tari, dan teater,” kata Rima.
Setelah seluruh rangkaian tes minat dan bakat selesai, panitia akan menetapkan 10 pasang finalis terbaik.
Mereka selanjutnya mengikuti masa karantina dan pembekalan intensif sebagai persiapan menuju malam penobatan Panji dan Galuh Kota Kediri 2026.




















Tinggalkan Balasan