Pemkot Bandung juga memastikan proses penataan tidak mengganggu layanan masyarakat.

Operator diminta melakukan pemindahan jaringan secara bertahap agar konektivitas internet tetap berjalan.

“Saya jamin tidak akan ada blackout internet. Kami pastikan jaringan tetap berjalan dan layanan masyarakat tidak terganggu.”

Seiring berjalannya program tersebut, sejumlah kawasan di Kota Bandung mulai terlihat lebih bersih dari kabel telekomunikasi yang sebelumnya memenuhi ruang udara di atas jalan.

Penertiban juga diikuti dengan penanganan tiang-tiang penyangga yang sudah tidak lagi diperlukan setelah jaringan dipindahkan.

Namun, perubahan ini belum berarti seluruh jaringan kabel listrik dan telekomunikasi di Kota Bandung telah berada di bawah tanah.

Program Pemkot Bandung yang berjalan saat ini terutama berfokus pada penataan infrastruktur telekomunikasi.

Untuk cakupan Jawa Barat yang lebih luas, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menargetkan jaringan kabel telekomunikasi dan listrik di pusat-pusat kota dapat beralih ke sistem bawah tanah pada 2029.

Dengan demikian, penataan kabel di Bandung menjadi bagian dari proses yang dilakukan secara bertahap menuju kawasan perkotaan yang lebih tertib dan bebas dari semrawut kabel udara.