SIDOARJO, TandaGlobal.news — PT Aneka Coffee Industry merupakan perusahaan manufaktur kopi yang berbasis di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Perusahaan didirikan pada 1995 dan berkembang menjadi produsen kopi instan, kopi sangrai dan kopi bubuk untuk pasar domestik maupun internasional.
Secara hukum, perusahaan didirikan berdasarkan Akta Notaris Nomor 110 tanggal 27 Oktober 1995. Akta tersebut dibuat oleh notaris Sutjipto, S.H. di Jakarta dan diumumkan dalam Tambahan Berita Negara pada 1996. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada Januari 1996.
Kehadiran perusahaan tersebut bertepatan dengan meningkatnya kebutuhan industri makanan dan minuman terhadap kopi olahan. Indonesia tidak hanya menghasilkan biji kopi, tetapi juga mulai mengembangkan industri pengolahan yang mampu menghasilkan produk dengan nilai tambah lebih tinggi.
Pada tahap awal, Aneka Coffee mengembangkan produksi instant coffee, agglomerated instant coffee serta roasted and ground coffee. Perusahaan kemudian mengembangkan produk sesuai kebutuhan pelanggan industri atau B2B.
Salah satu tonggak penting terjadi pada 1997, ketika fasilitas spray dried instant coffee di Sidoarjo mendapatkan pengakuan dari International Coffee Organization (ICO). Fasilitas tersebut menjadi salah satu fondasi perkembangan perusahaan sebagai produsen kopi instan.
Setahun kemudian, perusahaan memperoleh sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia.
Perusahaan terus meningkatkan sistem manajemennya. Pada 2002, Aneka Coffee menerapkan ISO 9001 untuk sistem manajemen mutu. Kemudian pada 2008, perusahaan menerapkan ISO 22000 untuk sistem manajemen keamanan pangan.
Perkembangan berikutnya menunjukkan semakin kuatnya orientasi perusahaan pada pasar industri. Aneka Coffee tidak hanya menjual produk kopi dalam bentuk standar, tetapi juga membuat campuran dan formulasi khusus sesuai kebutuhan pelanggan.
Perusahaan juga menyediakan layanan private label dan toll manufacturing. Dengan model tersebut, pelanggan dapat memperoleh produk kopi yang dibuat berdasarkan spesifikasi tertentu.
Pada 2015, perusahaan menerapkan dan memperoleh akreditasi SNI untuk kopi instan. Pada 2018, perusahaan memperoleh Halal Assurance System dari LPPOM MUI.
Pengembangan fasilitas terus berlanjut. Pada 2022, perusahaan membangun fasilitas kedua di Jawa Timur sebagai bagian dari ekspansi kapasitas produksi.
Fasilitas utama di Sidoarjo kini memiliki luas lebih dari 14.000 meter persegi. Perusahaan menyebut fasilitas tersebut mempunyai beberapa lini produksi yang mencakup pengolahan biji kopi, pemanggangan, ekstraksi, konsentrasi, kopi instan dan kopi sangrai-bubuk.
Kapasitas yang dicantumkan perusahaan mencapai sekitar 8.000 ton per tahun untuk kopi instan, agglomerated dan liquid coffee serta sekitar 2.400 ton per tahun untuk roasted and ground coffee.
Dalam perkembangannya, Aneka Coffee juga menerapkan berbagai standar dan sertifikasi yang dibutuhkan pasar internasional, termasuk ISO, halal serta standar keberlanjutan tertentu. Perusahaan juga menyebut sertifikasi Rainforest Alliance, 4C dan Kosher dalam profil terbarunya.
Dari sisi teknologi, proses produksinya berkembang jauh dari pengolahan kopi sederhana. Biji kopi melalui proses pemilihan, pembersihan, pemanggangan, penggilingan dan ekstraksi sebelum menjadi produk akhir.
Perusahaan juga memiliki fasilitas laboratorium untuk pengujian mutu. Pada 2022, perusahaan menerapkan ISO 17025:2017 untuk laboratorium pengujian dan kalibrasi.
Dengan sejarah lebih dari tiga dekade, PT Aneka Coffee Industry berkembang dari fasilitas produksi kopi di Sidoarjo menjadi perusahaan manufaktur B2B yang memasok kebutuhan kopi olahan ke pasar domestik dan internasional.
Sidoarjo menjadi pusat penting dalam perjalanan tersebut. Dari wilayah inilah perusahaan membangun fasilitas produksi, mengembangkan teknologi pengolahan dan memperluas jaringan pasar.
Sejarah Aneka Coffee menunjukkan perubahan industri kopi Indonesia dari sekadar perdagangan biji menjadi industri hilir dengan teknologi pengolahan yang semakin kompleks.




















Tinggalkan Balasan